Hubungan Intim Tanpa Hamil Ini Diminati Warga Jember

Para peserta program KB gratis berfoto usai menerima pelayanan. (Foto: Humas Pemkab Jember).

JEMBER, Minggu (29/7/2018) suaraindonesia-news.com – Pemprov Jawa Timur bekerjasama dengan Pemkab Jember menyelenggarakan bhakti sosial berupa pelayanan Keluarga Berencana (KB) secara gratis dengan metode MOP dan MOW di RS. Bina Sehat, tadi siang.

MOP (Metode Operasi Pria) adalah sel sperma pria dibuatkan kanalisasi sehingga tidak bisa membuahi sel telur. Sedangkan MOW (Metode Operasi Wanita) adalah mengikat sel telur sehingga tidak bisa dibuahi oleh sel sperma.

Bakti sosial ini memiliki 3 tujuan utama yaitu pertama meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program KB, kedua partisipasi tersebut diwadahi oleh Pemerintah khususnya masyarakat yang kurang mampu dan ketiga untuk menahan laju pertumbuhan penduduk.

“Adanya partisipasi masyarakat serta kepedulian pemerintah, saya yakin program ini sukses,” ucap Staf Ahli Bupati Jember, Bidang Pembangunan, Perekonomian dan Keuangan, Dr. H. Moh. Thamrin, SE, MM.

Baca Juga: Hadir Di Setiap Kerumunan Demi Layani Adminduk

Program ini merupakan hasil dari BKKBN Pusat dengan TNI untuk menyukseskan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa).

“Jadi TNI bersama OPD KB di Kab/Kota mengadakan baksos ini bagi keluarga yang tidak mampu dan tidak mempunyai BPJS,” jelas Kabid. KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Perwakilan Jawa Timur, Waluyo Ajeng Lukitowati, SSP, MM di sela-sela bakti sosial KB MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) tersebut.

Waluyo Ajeng Lukitowati menjelaskan bahwa target propinsi dalam setahun untuk MOW sebanyaj 19 ribu lebih, sedangkan untuk MOP 1600.

Kabid KB dan KS DP3A dan KB Pemkab Jember, Drs. Rijadi Budi Tjahjono sangat Optimis target 900 peserta pengguna Akseptor MOW dan MOP di tahun 2018 ini bisa tercapai bahkan melebih, karena banyaknya masyarakat di Jember yang antusias untuk mengikuti program berhenti memiliki anak.

““Di Jember antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti program berhenti memiliki anak, sejak program MOW dan MOP di gulirkan BKKBN Propinsi pada tahun 2003 lalu, peminat KB di Jember terus meningkat dan selalu tertinggi peminatnya dibandingkan kabupaten lain di Jawa Timur,” kata Rijadi.

Salah satu pasien, Khomsiah lebih memilih metode ini daripada yang lain.

“KB MKJP dengan metode MOW ini aman, sebelumnya saya sudah berganti-ganti alat kontrasepsi dan efek sampingnya bikin badan sakit, berat badan bertambah,” kata warga Kaliwining tersebut.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here