Hendak Transaksi Narkoba, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap Polisi

Zainuddin bersama barang bukti sabu-sabu yang kini sudah diamankan Satreskoba Polres Sumenep

SUMENEP, Kamis (07/06/2018) suaraindonesia-news.com – Hendak melakukan transaksi narkoba jenis sabu-sabu, Faisol Zainuddin (23) warga Dusun Togur Laok, Desa Sotabar, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur diamankan petugas Satreskoba Polres Sumenep.

Ia diringkus petugas saat berada di rumah milik Roni, warga Desa Kasengan Kecamatan Manding, Sumenep. Dirinya diketahui hendak transaksi sabu, Selasa, (5/6) sekitar pukul 21.30 Wib.

Terungkapnya penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat, jika tersangka akan melakukan transaksi narkoba.

“Tersangka ini memang kerap keluar masuk wilayah hukum Polres Sumenep untuk transaksi sabu,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Abd Mukit, Kamis (7/6)

Sambung Mukit, menindaklanjuti informasi tersebut, Polisi langsung melakukan penyelidikan. Kemudian pada saat melihat Zainuddin Polisi langsung melakukan penangkapan dan penggeldahan terhadap, alhasil petugas menemukan kotak kecil didalam saku tersangka yang diduga kuat narkoba jenisa sabu-sabu.

“Saat digeledah petugas menemukan dua poket/plastik klip kecil yang diduga berisi sabu didalam saku baju yang dia pakai,” jelasnya.

Baca Juga: Tarik Paksa HP, Pemuda di Sumenep Ini Ditangkap Polisi 

Setelah diintrogasi, Zainuddin mengakui jika isi di dalam tiga poket itu merupakan sabu-sabu. Selain itu dia juga mengaku barang tersebut merupakan miliknya. Setelah ditimbang sabu itu seberat 3,10 gram. Masing-masing plastis berisi ± 2,03 gram, 0,65 gram, dan 0,42 gram.

Selain itu, polisi juga mengamankan sobekan tisu warna putih sebagai bungkus sabu. satu buah HP merk Samsung warna Silver kombinasi hitam dan satu unit sepeda motor merk Yamaha Vixion bernopol M-3155-MI warna putih.

Akibat perbuatannya tersangka harus mendekam dibalik jeruji besi Polres Sumenep dan bakal dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Mukit.

Reporter : Syaiful
Editor : Agira
Publusher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here