Heboh! Spanduk HUT PDI-P Ke-43 Resahkan Warga Seruway

Salah satu Spanduk PDI-P yang hebohkan warga

Reporter: Rusdi Hanafiah

Aceh Tamiang, Suara Indonesia-News.Com – Spanduk ucapan ulang tahun ke-43 PDIP atas nama Wakil Ketua DPC PDIP Aceh Tamiang, Edi Susanto, resahkan semua warga. Pasalnya, spanduk  yang dipasang di Desa Binjai, Kecamatan Seruway, daerah kabupaten aceh tamiang meresahkan masyarakat karena di spanduk tersebut tertera lambang yang mirip dengan  palu arit, yakni simbol Partai Komunis Indonesia (PKI).

Lukman Hakim, salah seorang warga di Kecamatan Seruway, kepada awak media, Senin (15/2/16), menyampaikan bahwa gambar angka 4 yang tertera di spanduk dinilai mirip lambang palu arit.

Lukman Hakim menambahkan, seharusnya DPC PDIP Aceh Tamiang, khususnya Edi Susanto tidak memasang sepanduk tersebut karena sejumlah daerah di Indonesia telah melakukan protes dan mencopot spanduk yang kontroversi meresah tersebut.

“Kita berharap semoga Edi Santoso segera meminta ma’af dalam tempo 1×24 jam, spanduk tersebut harus diturunkan. Jika Edi Susanto membandel maka kami atas nama warga masyarakat di Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang segera melaporkan kepada pihak Kesbangpol Linmas Aceh Tamiang setempat, beserta pihak Muspika Seruway, lalu menurunkan spanduk yang berbau komunis tersebut,” tegas Lukman Hakim.

Hingga berita ini diturunkan, Wakil Ketua DPC PDIP Aceh Tamiang, Edi Susanto, saat dikonfirmasi awak media melalui telepon selulernya bernomor 0812 6335 54XX, sedang tidak aktif.

Informasi yang dihimpun, logo HUT ke-43 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) banyak menuai polemik. Sebab, angka 43 yang tertera pada baliho tersebut dinilai menyerupai simbol palu dan arit. Bahkan di beberapa wilayah di Indonesia,

Pengurus Wilayah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara terbuka meminta maaf ke masyarakat karena memasang baliho maupun spanduk ucapan HUT PDIP ke-43 telah meresahkan masyarakat, seperti di kecamatan seruway ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here