Guru Dituntut Lebih Kreatif Agar Bisa Lahirkan Da’i Da’i Cilik Untuk Kabupaten Lumajang

Hj Tutuk As'at ketika memberikan sambutan pada pembukaan lomba dacil Kabupaten Lumajang

LUMAJANG, Sabtu (4/8/3018) suaraindonesia-news.com – Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Hj Tutuk As’at meminta kepada para guru, khususnya guru agama, agar lebih kreatif dalam menyajikan pendidikannya, sehingga bisa melahirkan da’i-da’i cilik untuk Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Hj Tutuk mengatakan juga kepada para guru agama bagaimana cara supaya anak-anak lebih mudah untuk memahami apa yang diajarkan oleh gurunya.

Hal ini disampaikan Hj Tutuk saat membuka Lomba Da’i Cilik bagi siswa/siswi TK/RA/ABA se Kabupaten Lumajang, di Pendopo Kabupaten Lumajang, pagi tadi.

Lomba Dacil ini merupakan rangkaian memperingati HUT RI ke 73 Kabupaten Lumajang.

Dalam sambutannya, Hj Tutuk sangat berharap, Lomba Dacil itu dapat melahirkan dai-dai masa depan di Kabupaten Lumajang.

“Bagaimanapun anak-anak ini yang akan menjadi dai-dai di Kabupaten Lumajang,” ujarnya.

Pendidikan karakter dan agama sangat penting untuk anak usia dini, kata Hj Tutuk mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini dapat memotivasi anak-anak.

Sementara itu, Ketua Panitia, Dwi Sri Andini menyampaikan, bahwa Lomba Dacil tersebut bertujuan untuk menggali dan menumbuhkembangakan potensi islami yang ada pada diri anak-anak, memberikan penghargaan bagi siswa/siswi TK/RA/ABA yang memiliki potensi sebagai dai, serta memenuhi hak anak berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa.

Kegiatan itu diikuti oleh 39 peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Lumajang.

Bertindak sebagai juri pada Lomba Da’i tersebut, Mudhofar, S. Ag., M.Si., Drs. Yusuf Wibisono, M.Si., dan Ust. Abdul Haris.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Amin
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here