Gubernur Jambi Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rusun Rumah Sakit

Reporter: Inro

Jambi, Jumat (17/2/2017) suaraindonesia-news.com – Gubernur Jambi, H.Zumi Zola, S.TP,MA berharap pembangunan rumah susun Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi bisa meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Harapan itu dikemukakan oleh Zola dalam Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Susun 2 RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi oleh Gubernur Jambi, Jumat (17/2).

Turut mendampingi Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan Jambi, H.A.Bakri, Wakil Walikota Jambi, abdullah sani, Direktur Rumah Swadaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Raden Joni Subrata.

Dikatakan Zumi Zola, bahwa pendanaan pembangunan rumah susun tersebut Bersumber dari APBN.

“Alhamdulillah, saya berterimakasih atas bantuan ini. Ini dibangun 5 lantai, dengan 70 unit hunian, ditujukan untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan, bisa dokter, bidan, perawat, apoteker, yang nanti dipercayakan kepada Direktur Rumah Sakit untuk menentukan siapa-siapa untuk calon penghuninya, baik yang sudah berkeluarga maupun yang belum berkeluarga,” ujarnya.

Intinya, tujuannya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Saya dengar banyak tenaga kesehatan, tenaga medis ini yang masih ngontrak, mudah-mudahan terbantu.

Dua targetnya, pertama kesejahteraan dari tenaga medis bisa meningkat, kedua kalau kesejahteraannya mereka diperhatikan, mudah-mudahan pelayanannya lebih baik lagi dari sebelumnya.

Berarti, pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa meningkat, seperti yang sering diminta Pak Presiden, salah satu yang harus diperhatikan adalah supaya pelayanan masyarakat harus prima, apalagi kesehatan, kesehatan ini hubungannya dengan nyawa.

“Saya pikir ini wajar diberikan mengingat beban pekerjaan, tanggung jawab, dan tantangan dari tenaga medis sangat besar. Jadi, pembangunan rumah susun ini merupakan satu wujud peningkatan perhatian kepada tenaga medis,” jelasnya.

Kedepan, berharap, kepada H.Bakri, perwakilan Dapil Jambi di Komisi V DPR RI dan permintaan kepada Pak Direktur, agar Menteri PUPR, setiap tahunnya mudah-mudahan untuk seluruh rumah sakit di Jambi ini punya seperti ini karena sangat dibutuhkan sekali.

“Dan juga selain itu, rumah susun lainnya bisa dibangun, misalnya rumah susun untuk santri di pondok pesantren, mudah-mudahan lebih banyak lagi,” tambahnya.

tahun 2017, ada 2 rumah susun dibangun di Provinsi Jambi, yaitu rumah susun 1 di Kabupaten Merangin yang dialokasikan di Dinas Kebersihan dan Pertamanan, dan rumah susun 2 Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi.

“Mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atas pembangunan rumah susun di Provinsi Jambi. Selain itu, juga mengucapkan terimakasih kepada Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jambi, H.Bakri yang sangat aktif memperjuangkan pembangunan infrastruktur Provinsi Jambi,”bebernya.

pembangunan rumah susun ini sangat bermanfaat dan berharap kedepan bisa dibangun lebih banyak lagi karena masih banyak masyarakat berpenghasilan rendah.

Zola berpesan agar Direktur Runah Sakit Abdul Manap untuk mendata calon penghuni rumah susun dengan tepat, supaya calon penghuninya tepat sasaran.

Selain itu, Zola mengapresiasi seluruh tenaga kesehatan, tenaga medis di Provinsi Jambi yang selama ini berdedikasi tinggi dalam pembangunan kesehatan Provinsi Jambi.

Sebelumnya, Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan Jambi, H.A.Bakri mengapresiasi Gubernur Jambi yang intens melakukan pendekatan kepada Pemerintah Pusat untuk pembangunan Provinsi Jambi, termasuk pembangunan infrastruktur.

Wakil Walikota Jambi, H. Abdullah Sani mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Pusat atas pembangunan rumah susun 2 RSUD Abdul Manap, dan berharap agar pembangunan rumah susun tersebut selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik, serta dapat berfungsi maksimal.

Direktur Rumah Swadaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Raden Joni Subrata menyatakan, program pembangunan rumah susun se Indonesia terutama ditujukan untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah, yakni buruh industri, PNS Golongan II, TNI, Polri, masyarakat kebutuhan khusus seperti pondok pesantren dan mahasiswa.

Raden Joni Subrata mengatakan, melalui paket ekonomi ke-13, Pemerintah Pusat mempercepat proses izin pembangunan rumah susun untuk masyarakat penghasilan rendah.

Dikatakan oleh Raden Joni Subrata tipe rumah susun Abdul Manap adalah 36 meter persegi, jumlah 70 unit, 5 lantai, yang ditujukan untuk PNS golongan II dan dokter tenaga kontrak, ditargetkan selesai pada Oktober 2017, dengan anggaran Rp21 miliar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here