Gelombang Laut Tinggi, Pantai Camplong Sepi Pengunjung

Suasana pantai camplong sampang madura

SAMPANG, Selasa (14/8/2018) suaraindonesia-news.com – Tingginya gelombang air laut yang menghantam pesisir sepanjang pantai Camplong, kecamatan Camplong Kabupaten Sampang, membuat obyek wisata pantai Camplong kebanggaan masyarakat Sampang dan Madura tersebut sepi pengunjung.

Sepinya pengunjung di wisata pantai Camplong sangat beralasan. Sebab masyarakat tidak mau mengambil resiko dengan memburuknya cuaca laut. Sepinya pengunjung dilokasi wisata pantai Camplong, diakui oleh petugas tiket masuk pantai Camplong, yang enggan namanya disebutkan.

Menurutnya, sejak cuaca laut buruk dengan kencangnya angin laut, yang berakibat tingginya gelombang air laut, pengunjung di wisata pantai Camplong berkurang dan sepi.

“Sejak meningginya gelombang air laut akibat kencangnya angin laut, berimbas pada sepinta pengunjung di wisata pantai Camplong. Mungkin masyarakat tidak mau mengambil resiko bahaya,” jelasnya, kemarin.

Pantauan dilapangan, gelombang air laut yang cukup tinggi belakangan hari ini berakibat air laut meluber dan menghantam kapal nelayan hingga mengalami beberapa kerusakan, yang lebih parah lagi, air laut selat Madura ini juga masuk ke area wisata di pantai Camplong dan sebagian pemukiman penduduk.

“Para wisatawan yang berkunjung ke pantai Camplong berkurang drastis, kemungkinan takut karena ombak cukup besar sampai meluber ke area wisata,” kata Syahrul, warga Camplong, Sampang, kemarin.

Syahrul juga menceritakan, hingga saat ini sejumlah nelayan di sepanjang pesisir antara Desa Taddan, Desa Sejati, Desa Tanjung, Desa Darma Camplong dan Desa Darma Tanjung tidak berani melaut.

“Kalau memaksa melaut taruhanya adalah nyawa, sehingga para nelayan lebih baik memperbaiki jaring dan kapal yang rusak,” jelasnya.

Terpisah, kondisi tingginya gelombang air laut ini juga dibenarkan oleh Anang Joenaidi Kepala BPBD setempat, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya yang tinggal di pesisir pantai untuk selalu waspada.

“Sementara ini hanya gelombang air laut dan angin kencang yang perlu diwaspadai,” pungkasnya.

Reporter : Nora/luluk
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here