Forum Wartawan Lintas Media Jember Segera Menggelar Workshop&Diskusi UU KIP

Beberapa Panitia Saat Rapat Persiapan Workshop

Suara,Indonesia-news.com-sejumlah wartawan harian dan mingguan yang tergabung dalam satu naungan’’forum Wartawan Lintas Media Jember’’di kabupaten jember, segera akan menggelar workshop dan diskusi KIP, acara tersebut direncanakan akan di gelar pada tanggal 5 november 2014.

Dalam mensukseskan acara tersebut, segala persiapan sudah di matangkan, sekaligus dalam acara tersebut akan di deklarasikan’’ forum Wartawan Lintas Media Jember” sebagai wadah untuk menampung segala aspirasi wartawan juga masukan dari masyarakat luas.

Ihya’ulumuddin selaku ketua forum menyampaikan, sampai detik ini persiapan workshop sekaligus deklarasi sudah mencapai 40%. forum ini terbentuk karena maraknya wartawan abal-abal yang banyak berkeliaran di kabupaten jember. diharapkan dengan terbentuknya forum ini, keberadaan wartawan di jember bisa di antisipasi sekaligus bisa di tertibkan.

Khoerus yang juga salah satu panitia menyatakan, saat ini kami sudah mulai focus pada workshop dan deklarasi forum,serta mengevaluasi kerja semua panitia.bila nanti saatnya tiba kita semua tidak kelabakan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama.dan kita semua hanya berharap agar acara tersebut bisa berjalan sesuai dengan harapan kita semua.

Didik sudjoko salah satu humas di forum juga menyampaikan, hasil dari forum ini nantinya akan mendata semua wartawan yang ada di kabupaten jember,khususnya wartawan mingguan,dwi mingguan,juga wartawan bulanan.menurut info yang beredar selama ini kebanyakan wartawan mingguan, dwi mingguan/pun bulanan sering meresahkan para instansi pemerintah, hingga keberadaanya di sorot negative dan di pandang sebelah mata.

Yang jelas, bila nanti forum ini sudah di deklarasikan keberadaan wartawan juga medianya akan jelas. Dan semua data tersebut akan di sebar luaskan, kepada semua instansi pemerintahan mulai dari tingkat kelurahan, desa, kecamatan sampai kepada bupati. sehingga para pejabat pemerintahan akan tau mana wartawan yang asli dengan wartawan yang abu-abu. sehingga keberadaan wartawan mingguan, dwi mingguan/pun bulanan tidak lagi di remehkan atau di pandang sebelah mata, dan mereka semua akan menjalankan tugasnya sebagai jurnalistik yang handal obyektif dan terpercaya.{dik}

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here