Enam Terdakwa Pidana Pilkada Aceh Tamiang Divonis 4 Bulan Penjara

Reporter : Rusdi Hanafiah

KUALA SIMPANG, Kamis (2/3/2017) suaraindonesia-news.com – Pengadilan Negeri (PN) Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, menggelar sidang putusan hakim (vonis) terhadap terdakwa 5 (lima) Datok Penghulu dan 1 (satu) Kepala Mukim Imam, dalam perkara tindak pidana pilkada berupa larangan kepala Desa atau Lurah membuat tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon (Paslon), Kamis (2/3/2017).

Informasi yang dihimpun awak media nama-nama para terdakwa yang divonis oleh pihak hakim yang digelar sejak pukul 11.00 WIB, adalah Datok Penghulu Desa Durian, Kecamatan Rantau Makmur bin (Alm) Tamam, Datok Penghulu Desa Paya Bedi, Kecamatan Rantau Abdul Manan bin (Alm) M. Luth.

Dan sejumlah terdakwa lainnya, yakni Datok Penghulu Desa Benua Raja, Kecamatan Rantau Idrus Ike bin Kuluk Ike, Datok Penghulu Desa Suka Jadi, Kecamatan Rantau Suripto bin Selamet, Datok Penghulu Desa Landuh, Kecamatan Rantau Wan Aula bin H. Lukman Datok, serta seorang Kepala Mukim Imam, Desa Balai, Kecamatan Rantau.

Adapun putusan hakim (vonis) kepada para terdakwa adalah: (1). Terbukti secara sah melakukan tindak pidana pemilu yang di duga menguntungkan salah satu calon bupati; (2). Menjatuhkan pidana selama 4 (empat) bulan, masa percobaan 8 (delapan) bulan, dan (3). Membebankan biaya perkara sebesar Rp.2.000.- kepada masing-masing terdakwa. Para terdakwa menerima putusan dari pihak hakim.

Sidang dengan agenda vonis itu dipimpin oleh Hakim Ketua Zufida Hanum SH, di dampingi Hakim Anggota Junaidi dan Desca Wisnubrata SH, serta Jaksa Panitera Umum (JPU) Rahmatullah SH. Sidang berakhir pada pukul 11.20 WIB, selama kegiatan berlangsung situasi aman dan terkendali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here