Eksekusi Koplak Stasiun Purwodadi Tanpa Perlawanan

Reporter : Miftakh

Grobogan, Kamis (22/12/2016) suaraindonesia-news.com – Tempat prostitusi koplak stasiun Purwodadi yang berada di depan pasar induk Purwodadi hari Kamis (22/12/2016) telah di bongkar atau ditertibkan oleh otoritas Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai pemilik yang sah, dan akan digunakan sebagai pusat kuliner oleh Pemerintah Kabupaten Grobogan.

Sebelum penertiban oleh Kereta Api Indonesia (KAI), penghuni stasiun koplak Purwodadi telah mendapatkan surat peringatan (SP) yang pertama pada tanggal 3 Oktober 2016, surat peringatan (SP) yang kedua di terbitkan oleh KAI pada tanggal 4 November 2016, dan surat peringatan (SP) yang ketiga di layangkan pada tanggal 10 November 2016.

Penertiban tempat prostitusi koplak stasiun Purwodadi telah mendapatkan pengawalan dari porsenil aparat keamanan jajaran Dalmas Polres Grobogan, Satpol PP, TNI, dan dari jajaran petugas KAI sendiri.

Meneger Humas IV KAI Semarang Edy Kuswoyo Kamis (22/12/2016) mengatakan hari ini adalah kegiatan penertiban kawasan stasiun Purwodadi untuk sebagai penataan pusat kuliner dari Pemkab Grobogan.

“Pemkab Grobogan menyewa dari KAI, ini adalah tanah milik KAI dan warga kalau mau menggugat silahkan saja dan kami dari KAI dalam penertiban sudah melalui presedur yang sah,” ujarnya.

“Untuk selebaran yang mengatakan tanah stasiun Purwodadi sebagai milik keraton Yogyakarta, tanyakan saja yang menyebarkan selebaran tersebut dan tanah ini adalah milik KAI yang sah,” kata Edy Kuswoyo.

Penertiban tersebut tidak terjadi perlawanan dari penghuni stasiun koplak Purwodadi, penghuni tersebut sangat pasrah tempatnya telah di gusur menggunakan alat berat bulduser dari PT KAI dan barang barang yang berharga sudah diamankan oleh pemiliknya masing masing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here