Egi Hendrawan: Negara Harus Menjamin Keamanan Warga Negarannya di Bulan Ramadhan

BOGOR, Rabu (16/05/2018) suaraindonesia-news.com – Tahun ini rentetan kekerasan dan terorisme menjelang bulan Ramadan terjadi lagi baik di Indonesia maupun di beberapa negara di dunia. Di negara kita dimulai dengan kekacauan yang terjadi di Mako Brimob, Bom di beberapa titik di Surabaya, Dan Teror Di Mapolda Riau, Itu adalah pengalaman Teror dan kekerasan yang mungkin tidak akan terlupa oleh masyarakat kita.

Menurut Egi Hendrawan Dari Kantor Hukum Sembilan Bintang & partners mengatakan, hendaklah kita tidak alpa, salah satu bentuk kedaulatan bagi sebuah negara yang berdaulat adalah aspek keamanan dalam negeri. Karena itu, jika di tengah-tengah masyarakat banyak kasus teror, maka bisa dipastikan sistem keamanan negara tersebut Sedang bermasalah.

“Kita harus sepakat bahwa penegakan hukum harus diserahkan pada aparat negara yang mendapatkan mandat dari UUD, maka dari Itu negara harus menjamin keselamatan dan keamanan warga negarannya, apalagi menjelang Ramadhan keamanan harus lebih ditingkatkan, karena markas polisi saja diserang, apalagi tempat-tempat yang lain,” ungkapnya.

Menurutnya, moment Ramadan mungkin menjadi waktu yang tepat untuk memeriksa kembali apakah tindakan kita semua termasuk faham kekerasan sudah sesuai dengan ajaran agama. Islam adalah agama Rahmatan Lil Alamin, agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan kepada semua umat, dan bukan kekerasan dan saling bunuh untuk menegakkan agama.

“Di bulan ini, hendaknya kita berlomba-lomba untuk mengumpulkan pahala dengan sikap baik yang bisa kita berikan kepada orang lain, dan negara menjamin keamanan warga negarannya dalam menjalankan Ibadahnya dab bulan Ramadhan juga menguatkan kesalehan sosial kita sehingga terwujud masyarakat yang adil, makmur, aman tentram dan sejahtera,” pungkasnya.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here