Dua Napi Lapas Kelas III Blangpidie kabur, Salah Satunya Orang Kepercayaan Oknum Petugas

Dua Napi yang kabur atas nama Sabran alias Munte bin Bustami dan Mukhlis Sardi Bin Khairuddin

Reporter : Nazli MD

Blangpidie-Abdya, Suara Indonesia-News.Com – Dua nara pidana (Napi) di lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas III Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menjelang subuh sekira pukul 03.00 WIB berhasil kabur diduga setelah memasuki dengan cara menaiki ke lantai II ruang kantor Lapas setempat.

Dari informasi yang di dapatkan SI, Selasa (26/1), kedua napi yang kabur itu merupakan napi pindahan dari rumah tahanan (Rutan) Tapak Tuan Aceh Selatan atas nama  Sabran alias Munte Bin Bustami (26) warga Desa Dorok Nauli Kecamatan Babul Rahman Aceh Tenggara dan Mukhlis Sardi Bin Khairuddin warga Desa Seuneubot Kecamatan Trumon Timur Kabupaten Aceh Selatan.

Kedua napi tersebut merupakan napi pindahan dari rumah tahanan (Rutan) Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan (Asel) dalam kasus yang merupakan napi kasus pencurian dengan masa tahanan masing-masing 3 tahun dan 4,8 tahun penjara.

Salah satu napi yang kabur tersebut yakni Sabran Munte merupakan orang kepercayaan salah seorang onkum kepala keamanan lapas kelas III Blangpidie. Kedua napi tersebut diduga berhasil melarikan diri setelah naik ke lantai II ruang kantor yang kemudian turun melalui jendela menggunakan seutas tali.

“Napi atas nama Sabran Munte telah ditetapkan melanggar Pasal 363 ayat (1) KUHP tentang pencurian dan Mukhlis dijerat dengan pasal 365 ayat  (2) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, kedua berasal dari daerah dan kasus yang berbeda,”kata Kepala Lapas Kelas III Blangpidie, Bahtiar Sitepu SH.MH.

Bahtiar pada kesempatan itu juga berdalih, minimnya petugas jaga juga menjadi masalah tersendiri dalam upaya mengamankan warga binaan. Untuk saat ini pihaknya hanya memiliki 16 petugas khusus dengan pembagian dua orang peregunya.

”Kita memiliki 16 petugas yang terbagi dalam tiga regu dimana setiap regunya dibagi dua orang,”sebutnya.

Terkait dengan keterlibatan pihak dalam, Bahtiar menegaskan, untuk saat ini pihaknya dengan melakukan penyelidikan dan akan memeriksa sejumlah petugas termasuk kepala keamanan yang telah mempercayai salah seorang napi yang kabur tersebut.

“Untuk saat ini kita akan melakukan pemeriksaan kepada oknum petugas kita,”sebutnya.

Lebih lanjut, Bahtiar mengakui, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membantu pencarian kedua napi yang diduga masih belum jauh dari Lapas.

”Kita telah minta pihak kepolisian untuk membantu pencarian, foto dan nama kedua napi tersebut telah kita sebar luaskan,”tuntasnya.

Sementara itu, Kapolres Abdya, AKBP Hairajadi SH,Sik yang dijumpai disela-sela peninjauan ke Lapas mengatakan, pihaknya siap memberikan bantuan pencarian.

”Sesuai dengan koordinasi yang ditelah disampaikan kepada kita, kita siap mengejar napi tersebut,”tegasnya.

Terkait dengan ketelibatan oknum petugas Lapas, Kapolres menegaskan, pihaknya hanya menunggu informasi selanjutnya dari Kalapas, menggingat kasus tersebut merupakan wewenang sepenuhnya Kemenkum dan Ham.

”Kalau memang terbukti akan kita proses secara hokum, bila dilimpahkan kepada kita,”tuntasnya singkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here