Dua Hari Tenggelam, Tim Gabungan Berhasil Temukan Korban

Foto: Tim SAR Saat Mengevakuasi Korban, Minggu (13/8/2017). (Foto: Rusdi/SI)

LANGSA ACEH, Minggu (13 Agustus 2017) suaraindonesia-news.com – Warga Timbang Langsa pasca tenggelam kemarin, akhirnya ditemukan setelah dua hari dalam pencarian korban di alur Kilometer 6 Gampong Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat. Upaya kerja keras yang dilakukan Tim SAR bersama masyarakat setempat, menemukan korban sekitar pukul 10.30 WIB. Minggu (13/8).

Informasi sebelumnya yang sudah diberitakan media ini, pada hari Sabtu (12/08) sekitar pukul 13.00 WIB kemarin, Dedi Junaidi tenggelam di alur Kilometer 6 Kuala Langsa setelah sampan yang ditumpangi bersama putranya bernama Gilang (10) yang juga saat terjadinya musibah tersebut, ditemani oleh tetangga korban Hendra Suhardi (25) yang ikut memancing ikan menggunakan sampan.

Akibat terbaliknya sampan yang ditumpangi mereka, Dedi Junaidi hilang tenggelam di alur tersebut, Sedangkan anak korban dan tetangganya berhasil diselamatkan oleh Rajali, warga Gampong Kuala Langsa yang saat itu melihat kejadian langsung memberikan pertolongan olehnya, yakni ke dua mereka sudah dalam perawatan medis di RSUD Langsa kemarin. Baca Juga: Presiden Jokowi Saksikan Langsung Hari Terakhir JFC

Ketua Satgas SAR Kota Langsa, Heru Iskandar, SH saat ditemui awak media mengatakan bahwa korban tenggelam yang bernama Dedi Junaidi (35), warga Gampong Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Barat tersebut ditemukan oleh masyarakat yang membantu pencarian korban 15 meter dari tempat kejadian (TKP).

“Korban ditemukan sudah tak bernyawa tersangkut di jangkar nelayan sekitar 15 meter dari lokasi tenggelam,” ujar Heru.

Lebih lanjut Heru menjelaskan, pencarian ini tidak terlepas dari tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Kota Langsa, Satgas SAR Kota Langsa, Satgas SAR Aceh Timur, Satgas SAR Aceh Tamiang‎, Pol Airud Kuala Langsa, Kamla, Polsek Langsa Barat, Koramil Langsa Barat, BPBD Langsa, BPBD Aceh Timur, Satpol-PP Aceh Timur dan masyarakat serta nelayan Gampong Kuala Langsa langsung mengevakuasi jasad korban kedarat.

“Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban dibawa ke RSUD Langsa untuk di Otopsi dan nantinya akan dibawa ke pihak keluarga yang ada kediamannya,” tukasnya. (Rusdi Hanafiah).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here