Dua Bandar SS, Dan Pemakai Dibungkus Polisi

Dua Bandar SS, Dan Pemakai Dibungkus Polisi

ACEH-ABDYA, Selasa (9/10/2018) suaraindonesia-news.com – Dua bandar dan pemaka Narkoba jenis sabu-sabu kembali dibungkus oleh personil  Satresnarkoba Polres Aceh Barat Daya (Abdya) Penangkapan kedua tersangka satu dengan inisial D(31)Bin Arsyad Ibrahim wargaKeudai Siblah Kecamatan Blangpidie, dan S(36) Bin Ali Akbar warga Desa Adan Kecamatan Tangan-tangan tersebut sekitar pukul 13:00 WIB. Senin (8/10/2018).

Kapolres Abdya AKBP Andy Hermawan Sik Msc melalui Kasat Narkoba Ipda Mahdian Siregar menyebutkan, kedua tersangka tersebut, berhasil diamankan setelah dilakukan pengembangan informasi.

“Berdasarkan informasi yang kita terima, pada saat itu kedua tersangka berada desa keudai siblah, setelah kita lakukan pengembangan, dan tim kita langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) berhasil menangkap kedua tersangka tersebut,” ujar Mahdian.

Selanjutnya dijelaskan  Mahdian, dalam penangkapan tersebut satu diantara tersangka memang sudah masuk dalam daftar  DPO sejak bulan Agustus tahun 2018.

“Inisial D memang sudah menjadi target kita sejak bulan agustus, tapi baru sekarang kita berhasil menagkapnya, dan satu orang lagi yang berpropesi sebagai kurir pengedar sabu seberat 4,73 gram juga berhasil kita amankan,” terangnya.

Sebelum melakukan penangkapan, masih kata Kasat Narkoba, kedua tersangka tersebut sempat membuang paket sabu yang dibungkus dalam plastik bening, karena jejak mereka berhasil diketahui oleh personil Polisi.

“Pada saat mereka sudah mengetahui gerak-gerik anggota kita, kedua tersangka tersebut sempat membuang barang bukti, tapi personil kita berhasil kembali mengamankan barang buktinya,” ujarnya

Selanjutnya, Mahdian juga menambahkan, setelah ditangkap kedua pemakai barang haram dan pengedar narkoba, pihaknya berhasil mengamankan Barang Bukti (BB).

“Setelah penangkapan tersangka, kemudian dilakukan pengeledahan dan kita berhasil mengamankan barang bukti yang berisikan 14 paket sabu-sabu siap edar. Dalam penangkapan tersebut turut juga kita amankan satu orang temannya yang diduga ikut dalam penyahlahgunaan narkoba tersebut,” terangnya.

Dalam kasus tersebut kedua tersangkan di jerat dengan Pasal 112 dan 114 Undang-undang 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Kedua tersangka kita jerat dengan Pasal112 dan 114 Undang-undang 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana minimal 4 tahun penjara maksimal 12 tahun dan denda minimal 1 miliar dan maksimal 10 miliar rupiah,” pungkas Ipda Mahdian siregar.

Reporter : Nazl MD
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here