DPP Partai Golkar Pertimbangkan Jatuhkan Sangsi Pemberhentian Terhadap Dua Kadernya

Wasekjen DPP Partai Golkar Samsul Hidayat

BOGOR, Jumat (16/2/2018) suaraindonesia-news.com – DPP Partai Golkar sedang mempertimbangkan akan segera menjatuhkan sangsi pemberhentian terhadap dua kader Partai Golkar yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, mereka adalah Fayakun anggota FPG DPR RI dalam kasus Bakamla dan Imas Aryumningsih Bupati Subang yang terkenan operasi tangkap tangan (OTT).

“Semua kader Partai Golkar yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus Korupsi tentu akan mendapat sangsi organisasi sesuai dengan Pakta Integritas yang sudah ditandatangani, juga sebagai semangat anti korupsi yang dicanangkan oleh DPP Partai Golkar dalam Munaslub di jakarta,” tegas Samsul Hidayat Wasekjen DPP Partai Golkar.

Lebih jauh Samsul menegaskan Partai Golkar tetap tidak surut mendukung KPK RI untuk lebih maksimal dalam upaya pemberantasan Korupsi.

Baca Juga: Kapolsek Babakan Madang Berikan Tausiyah Usai Sholat Jumat 

“Selama penegakan hukum yang dilakukan KPK RI dalam koridor yang berkeadilan, tidak tebang pilih dan politisasi hukum maka Partai Golkar ada didepan mendukung penegakan supremasi hukum dan pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK,” ungkapnya.

Menyikapi dinamika pasca Munaslub di internal Partai Golkar Samsul membenarkan dan menganggapnya masih dalam taraf wajar.

“Ada yang sedang sibuk mengkritisi kepengurusan, ada yang sedang sibuk mengkritisi kebijakan Ketua Umum, tapi sejauh ini DPP dengan daerah tetap solid tidak terpengaruh, prioritas DPP dan daerah adalah action sukses Pilkada serentak 2018, tahapan Pileg dan Pilpres 2019,” tegas Samsul yang juga menjabat sebagai Wasekjen PPK Kosgoro 1957 ini.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here