DPP IPJI Akan Lakukan Tindakan Hukum Terhadap Raffi Ahmad Atas Pelecehan Profesi Jurnalis

Jabodetabek, Suara Indonesia-News.Com –  Dewan Pimpinan Daerah dan Wilayah Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (DPD/DPW IPJI) seluruh Indonesia mendesak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IPJI agar mengambil sikap tegas atas pelecehan terhadap profesi jurnalis yang dilakukan artis Raffi Ahmad, serta mempelajari acara “Happy Show” tayangan TransTV pada 1 November 2015.

Akhirnya DPP IPJI menentukan sikap guna mengapresiatif permintaan DPD/DPW IPJI seluruh Indonesia atas tindakan Raffi Ahmad yang dinilai kurang terpuji terhadap profesi jurnalis ketika bertindak selaku pengisi acara di tayangan “Happy Show” TransTV. Sebagai organisasi profesi penulis dan jurnalis, IPJI selamanya tidak akan toleran terhadap pihak manapun yang patut diduga melakukan pelecehan terhadap profesi tersebut. Baik dilakukan secara tidak sengaja, maupun dengan kesadarannya sendiri (sengaja).

Setelah mempelajari materi acara “Happy Show” tayangan TransTV pada 1 November 2015 hasil postingan beberapa media online dan youtube, DPP IPJI menyimpulkan bahwa yang disampaikan Raffi Ahmad pada tayangan itu patut diduga bukan dilakukan tidak sengaja, atau spontan, tapi terencana sebelumnya. Ini terlihat ada dua meteri penyampaian yang bertautan satu sama lain tentang wartawan (jurnalis), yakni air panas dan uang. Sekalipun penyampaian tersebut bersifat canda, namun hal itu patut tidak bisa dibenarkan. Baik secara moral, etika maupun hukum.

DPP IPJI berkesimpulan, materi yang disampaikan Raffi Ahmad pada acara tersebut cukup tendensius, menyinggung perasaan siapa saja yang berprofesi jurnalis, mempermalukan seluruh pewarta di mata masyarakat, dan dapat dikategorikan diduga melanggar tindak pidana dalam konteks perbuatan tidak menyenangkan.

Selanjutnya DPP IPJI menilai, sebenarnya langkah Raffi Ahmad dengan berkunjung ke salah satu organisasi wartawan untuk menyampaikan permintaan maaf memang sudah benar Namun, harus diketahui, bahwa organisasi kewartawanan di Indonesia tidak hanya satu.

Dengan demikian, sebagaimana diharapkan DPD/DPW IPJI seluruh Indonesia, DPP IPJI akan meminta penjelasan atau mensomasi Raffi Ahmad atas penyampaian di acara televisi tersebut. Dan mengingat adanya unsur dugaan pelanggaran pidana, maka pernyataan Raffi itu bisa dipidanakan dengan merujuk pada Kitab Undang- Undang Hukum Pidana (KUHP).

Oleh karena itu DPP IPJI akan melaporkan kepada aparat kepolisian untuk menindaklanjuti apa yang dilakukan Raffi terhadap Raffi. Sebab, tugas jurnalis dilindungi oleh Undang-undang.

Hal ini dilakukan semata-mata untuk memberikan efek jera kepada siapa saja yang melakukan penghinaan/pelecehan, atau perbuatan lainnya terhadap profesi jurnalis.

Selain itu, DPP IPJI juga akan meminta penjelasan atau mensomasi pengelola program acara “Happy Show” tayangan TransTV, sekaligus mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melakukan teguran keras terhadap Raffi Ahmad dan pihak TransTV.

Berkaitan dengan sikap tersebut, DPP IPJI telah menunjuk advokat yang juga Ketua Dewan Etik Profesi IPJI, DR. Eggi Sujana, SH, MMH dan Andy Chandra, SH, MMH selaku kuasa hukum untuk mewakili DPP IPJI melakukan tindakan hukum terhadap Raffi Ahmad.

Demikian pernyataan sikap DPP IJPI atas dugaan pelecehan atau perbuatan kurang terpuji yang diduga dilakukan Raffi Ahmad melalui acara “Happy Show” tayangan TransTV pada 1 November 2015. (Tim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here