DPO Tersangka Pengadaan Buku fiktif Jadi PR Kasi Pidsus Yang Baru

Kepala Kejaksaan Negeri Batu Nur Chusniah

KOTA BATU, Jumat (12/1/2018) suaraindonesia-news.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nur Chusniah meminta kepada Farriman Isnandi Siregar Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu yang baru untuk segera menuntaskan kasus dugaan korupsi pengadaan buku fiktif di lingkungan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Batu dan Kantor Perpustakaan Pemkot Batu.

“Kami berharap untuk menjadi tim yang kompak dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, dan kami juga berharap dapat melaksanakan kinerja masing-masing yang dirintis selama ini, PR pengadaan buku fiktif di pemkot Batu harus dituntaskan” kata Nur Chusniah saat ditemui usai acara pisah kenal Kasi Kepala seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) dan Kepala seksi perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Pidatun) Kejari Batu, Jumat (12/1/2018).

Karena, di Kejari Batu bekerja secara system, Kasi Pidsus yang baru harus meneruskan dan menyelesaikan kasus yang belum dituntaskan, termasuk menyelesaikan kasus pengadaan buku fiktif di pemkot Batu, yang melibatkan beberapa tersangka.

Termasuk Panca Sabodo Suwardi (43 tahun) Alias PSS yang ditetapkan sebagai buron atau Daftar Pencarian Orang (DPO), harus dituntaskan.

Baca Juga: DPRD Kota Batu dan Warga Keluhkan Pengamanan di Balai Kota 

“Kasi Pidsus Kejari Batu yang sebelumnya ditangani oleh Pak Andi Ermawan SH, dan kini harus diselesaikan kepada Kasi Pidsus yang baru, karena kita bekerja secara system. PR diteruskan yang baru,” kata dia.

Soal PSS yang menjadi DPO, kata dia, Kejari Batu sudah bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan penangkapan, namun yang bersangkuta belum tertangkap, tapi ia berharap PSS untuk segera menyerahkan diri saja, karena meskipun belum tertangkap proses hokum tetap jalan.

Tanpa kehadiran terdakwa atau in absentia kata Nur Chusniah proses hukum tetap jalan hingga dipersidangan di Pengadilan, malah akan lebih mudah untuk mem proses hokum, karena ketika terdakwa dipersidangan tanpa ada pendampingan hukum PSS ditetapkan tersangka atas kasus dugaan korupsi pengadaan buku fiktif di lingkungan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Batu yang merugikan keuangan Negara Rp 144 juta, PSS dijadikan DPO lantaran tidak pernah hadir dalam pemanggilan Kejari Batu.

Setelah ditetapkan menjadi DPO, pada pertengahan desember 2017 lalu, pihak Kejari menyebar foto-foto ditempat umum, disekitar rumah tersangka, di instansi pemerintah serta pihaknya meminta bantuan kepolisian untuk melakukan penangkapan PSS, Dan Nur chusniah juga menghimbau kepada Masyarakat yang mengetahui keberadaan tersangka agar segera melapor polisi atau Kejari Batu.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here