DPD Bara JP Jatim Gandeng Dinsos Dan Disnakertrans Siap Serap Tenaga Eks TKW

Pengurus DPD Bara JP Jatim bersama Dinsos dan Disnakertrans Jawa Timur :Foto Anam/SI

SURABAYA, Sabtu (05 Agustus 2017) suaraindonesia-news.com – Banyaknya kebutuhan lapangan kerja dan permintaan rumah tangga pada ketersediaan Asisten Rumah Tangga (ART) yang handal direspon positiv oleh DPD Bara JP Jawa Timur dengan merancang program kerja pemberdayaan masyarakat guna meringankan tugas pemerintah dalam meminimalisir pengangguran.

Ketua DPD Bara JP Jawa Timur Gianto Wijaya mengatakan, saat ini salah satu bidang dalam jajaran kepengurusannya sedang mempersiapkan program pelatihan bagi Tenaga Kerja Wanita (TKW) maupun masyarakat yang ingin bekerja disekitar Jawa Timur.

“Salah satu bidang dalam kepengurusan kami saat ini sedang menyiapkan perealisasian program pemberdayaan masyarakat agar mereka bisa bekerja didalam negeri, khususnya yang berasal dari Jawa Timur yang merupakan kantong TKI,” tutur Gianto, sabtu (05/08).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa peluang kerja diJawa Timur masih sangat terbuka baik dari yang formal maupun yang non formal, seperti halnya kebutuhan rumah tangga pada ketersediaan ART cukup banyak serta disisi lain usia produktiv pencari kerja juga setiap saatnya terus melonjak sehingga pihaknya berinisiasi untuk menjadi fasilitator diantara kedua pihak tersebut.

Sebagai ormas, diakuinya saat ini tertuntut untuk bisa peka dalam merespon persoalan masyarakat dengan menyajikan solusi. Baca Juga: Tim Penyidik Kejari Jember Geledah Kantor ASSKAB

“Bagi kami sekecil apapun bentuk upaya memberikan solusi agar masyarakat bisa keluar dari suatu persoalan harus segera kita lakukakan, seperti yang sedang kita persiapkan saat ini, juga karena kami melihat untuk lapangan kerja di Jatim sebenarnya masih banyak, baik formal seperti pabrik, kantor, dan pertanian maupun informal semacam ART, asisten toko, resto dan lain-lain,” katanya memaparkan.

Saat disoal perihal sejauh mana persiapan untuk merealisasikan program pemberdayaan pada mantan maupun calon TKI, Dalam perealisasian program tersebut dirinya menuturkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kemensos dan Disnakertrans Provinsi Jawa Timur.

“Kepengurusan kami yang membidangi pemberdayaan ekonomi masyarakat sudah menyiapkan agenda pelatihan tersebut bahkan pada beberapa hari kemarin sudah menemui Kepala Dinas Sosial dan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jatim, ya kami agendakan pada akhir bulan ini program tersebut sudah mulai terealisasi,” jelas Gianto yang juga berprofesi sebagai eksportir buah tersebut dengan bernada optimis.

Terpisah, Abdul Rachman Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat DPD Bara JP Jatim menambahkan bahwa tujuan direalisasikannya program pelatihan pada calon ART tersebut selain mengurangi angka pengangguran juga untuk menekan kembalinya eks TKW ke luar negeri.

“Semoga program ini bisa menekan angka pengangguran didalam negeri dan menjadi stimulan bagi eks TKW untuk tidak bekerja diluar negeri,” imbuhnya.

“Apalagi seperti yang kita ketahui akhir-akhir ini banyak pengalaman miris yang dialami bangsa (TKW maupun TKI, Red) kita, seperti yang teraniaya, dan juga banyak yang sudah bertahun-tahun bekerja namun tidak terima gaji,” Kata Rachman menuturkan.

Selain itu dirinya mengaku optimis program pemberdayaan tersebut bisa terealisasi maksimal selain sudah dipersiapkan secara matang juga karena telah mendapat support dari pihak pemerintah.

“Dan kami sangat yakin program pemberdayaan ini akan berjalan dengan maksimal karena kami sudah mendapat support dari pemerintah pusat melalui Kemensos yang langsung di sambut oleh Dinsos serta Disnaker Jawa Timur, ya ditunggu saja,” tutur Rachman melengkapi pernyataan. (Anam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here