Dispora Tak Bisa Memastikan Anggaran Persid Jember Bisa Terealisasi, Ini Tanggapan Anggota DPRD Jember

Alfian Andri Wijaya, anggota komisi D DPRD Jember, Fraksi Gerindra

Reporter : Guntur Rahmatullah

JEMBER, Senin (29/5/2017) suaraindonesia-news.com – Di tengah menggeloranya kembali semangat persepakbolaan Kabupaten Jember dalam hal ini adalah Persid Jember harus dibenturkan dengan sikap Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) setempat, Dedi M Nurahmadi yang belum bisa memastikan anggaran hibah untuk Persid Jember bisa direalisasikan.

“Saya belum berani memastikan iya atau tidak, tapi kami akan mengupayakan selama prosedur yang dilakukan sesuai, Insyaallah kami akan menfasilitasi itu,” ucap Dedi.┬áSenin (29/5).

Sementara itu, Alfian Andri Wijaya, Anggota Komisi D DPRD Jember mengaku sangat kecewa dengan jawaban Kadispora tersebut yang mengesankan bahwa sikap Kadispora tidak opimis dalam mengupayakan anggaran hibah tersebut bisa cair untuk kelangsungan Persid Jember.

“Saya sangat kecewa dengan jawaban Kadispora yang menyatakan bahwa anggaran hibah untuk Persid Jember masih mengambang, jika kendalanya ada di administratif harusnya pihak Dispora Jember memberikan komentar yang optimis,” jelas Alfian setelah rapat dengar pendapat Komisi D terkait Anggaran Hibah untuk Persid Jember, Senin (29/5) pagi.

Alfian menjelaskan bahwa kondisi Persid Jember sekarang ini sangat membutuhkan anggaran hibah tersebut, karena telah sekian lama vakum dan bisa bangkit lagi.

“Bagaimana pun Persid Jember adalah kebanggaan masyarakat Jember, semua pihak harus ikut serta mensupportnya,” ucap Alfian.

Alfian menilai bahwa pernyataan Kadispora tersebut kurang objektif, karena Pihak Persid Jember sendiri sudah berusaha mengikuti prosedur yang ditentukan. Ia menyarankan Dispora Jember bersikap reaktif dengan menjemput bola ke Persid Jember.

“Saya menyarankan kepada Dispora selaku tim verifikator agar jemput bola terhadap masalah ini,” ucap Alfian.

Alfian berharap agar kedepan anggaran untuk Persid Jember tidak lagi menggantungkan kepada anggaran hibah dikarenakan realisasinya tidak bisa setiap tahun. Ia menyarankan agar anggaran untuk Persid Jember dimasukkan sebagai anggaran rutin Dispora sendiri agar bisa terealisasi setiap tahunnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here