Disdik Kota Bogor Sediakan Kuota 20 Persen Bagi Siswa Siswi Tidak Mampu

Reporter: Iran G Hasibuan

Bogor, suaraindonesia-news.com – Dinas Pendidikan Kota Bogor, Jawa Barat menyediakan kuota 20 persen bagi siswa dan siswi tidak mampu yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMPN dan SMAN pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2016/2017.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Edgar Suratman mengatakan kepada suaraindonesia diruangan kerjanya bahwa kuota 20 persen pada SMPN dan SMAN diperuntukkan khusus bagi siswa dan siswi yang tidak mampu dan anak yatim piatu.

Ditambahkan Edgar bahwa Dinas Pendidikan juga telah memberikan arahan kepada seluruh kepala sekolah untuk tetap memberikan perhatian khusus bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan dengan menyediakan kuota 20 persen bagi siswa kurang mampu,yatim piatu termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan bina lingkungan.

Menurut Edgar, program pendidikan berkuota bagi siswa tidak mampu ini,sudah berjalan dua tahun hanya saja tahun lalu jumlah kuota yang disediakan hanya 10 persen,dan pada tahun ini pemerintah menaikkannya 10 persen menjadi 20 persen dengan tujuan dapat meminimalisir jumlah pelajar putus sekolah karena tidak mampu.

“Sesuai amanat UUD 45 yaitu Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 menyebutkan bahwa Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Begitu juga program pemerintah pusat yang menyasar pemerataan pendidikan. Pemda juga ikut mensukseskan program tersebut,” katanya.

Edgar juga mengatakan, akan ada survei pihak sekolah ke rumah calon siswa yang masuk dari jalur tindak mampu, guna memastikan diterima atau tidaknya siswa tersebut sebagai peserta didik baru dari jalur tidak mampu pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here