Dinkes Sumenep Sosialisasikan Jamkesda Ke Sejumlah Kades

Reporter: Liq

Sumenep, Suaraindonesia-news.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur gelar acara Sosialisasi jaminan kesehatan Daerah bagi Kepala Desa tahun 2016 bertempat di Hotel Utami setempat, Rabu (01/05/2016).

Dari pantauan suaraindonesia-news.com nampak hadir Bupati Sumenep A. Buya Busyro Karim, Kepala Dinas Sosial Ramli, serta Kabid Pelayanan Dukcapel Imam Subakti, dan semua Kepala Desa Kabupaten Sumenep.

Dalam sambutannya A. Buya Busyro Karim mengatakan masih Banyak program dalam peningkatan kesehatan baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah Provinsi yang berupa Jamkesmas

“Namun tidak semua bisa tercover dalam program tersebut, untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di Kabupaten Sumenep dengan program jaminan kesehatan Daerah atau Jamkesda atau juga disebut Berobat Gratis.,” jekasnya.

Ia menambahkan, Dengan adanya program Gratis masyarakat bisa berobat dengan nayaman, bukan hanya penduduk miskin tetapi juga para Santri maupun Pengasuh pondok pesantren yang tidak tercover dalam program kesehatan lainnya.

“Demi mendukung program Jamkesda pemerintah Daerah terus meningkatkan Anggarannya, pada tahun 2013 sebesar 21 Milyar dan meningkat menjadi 50 Milyar untuk tahun 2016, sedangkan untuk penyedian obat-obatan anggarannya sebesar 17 Milyar,” sambungnya.

Buya berharap kerjasama yang sinergis antar beberapa Instansi semakin ditingatkan guna mensukseskan program Sumenep gratis.

“Kita perlu berbangga karen pengurusan surat pernyatan miskin (SPM) sudah bisa terintegrasi di Rumah Sakit lewat program siap sehat,” imbuh Bupati.

Kepala Dinkes Sumenep dr. Fatoni menjelaskan dalam upaya untuk mensejahterahkan masyarakat melalui penanggulangan kemiskinan dan masalah kesehatan maka pemerintah Kabupaten Sumenep telah melaksanakan beberapa program kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan akses dan pemerataan kesehatan diantaranya program Jaminan kesehatan Daerah(Jamkesda)dan surat pernyataan miskin (SPM).

“Sasaran utama program Jamkesda ini untuk masyarakat miskin non kuota dan masyarakat yang menggunakan SPM, ini salah satu program unggulan di Kabupaten Sumenep,” jelas Fatoni.

Ia menambahkan, Untuk memaksimalkan program upaya kesehatan masyarakat tahun 2016 (Jamkesda dan SPM) sebagai program yang langsung menyentuh masyarakat miskin juga meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat baik di Puskesmas maupun diRumah Sakit dan juga pelayanan secara Gratis khusus masyarak miskin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here