Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Sumenep Sosialisasikan Program Kataku dan SLBM 2016

Reporter: Jar

Sumenep, suaraindonesia.news.com – Peran badan kesewadayaan masyarakat khususnya di 23 di desa dan kelurahan di kecamatan, Kota dan Kalianget, Di harapkan terus di tingkatkan jika sebelumnya penanggulan kemiskinan saat ini telah di orentasikan juga pada penanganan pada pemukiman kumuh.

Hal tersebut di ungkapkan bupati Sumenep Dr. KH. Abuya Busyro Karim. M. Si pada acara sosialisasi mengatakan bahwa program Poogram kota tanpa kumuh (kotaku) dan senitasi lingkungan berbasis masyarakat di pendorong agung keraton Sumenep harus terlaksana dengan baik.

“Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan upaya langkah panjang yang di lakukan oleh PU Cipta Karya dan Tata Ruang sumenep, semua SKPD harus mendukung termasuk masyarakat. Sehingga Program ini dapat menciptakan senitasi lingkungan yang berbasis masyarakat ungkapnya,” jelasnya, Rabu (11/05/2016).

Ia menambahkan,  program tersebut bukan bukan cuma urusan infrastruktur namun perlu juga di lakukan investasi rekayasa sosial agar tercipta ruang hidup yang lebih nyaman bagi masyarakat dan mengajukan pada definisi kawasan kumuh PBB dan penataan kawasan kumuh harus menyentuh kebutuhan mendasar yaitu akses yang lebih baik untuk air minum akses senitasi kondisi rumah layak huni dan ruang hidup yang lebih baik bahkan program kotaku sebagai bagian program pembangunan kawasan pemukiman pada RAJIN 2015-2019 yang sasarannya adalah terciptanya pengentasan pemukiman kumuh perkotaan menjadi 0 persen tandanya.

Sementara itu dalam acara kegiatan sosialisasi tersebut di hadiri kepala sakit pengembangan kawasan pemukiman provinsi Jawa Timur, konsultan menejemen wilayah Osp 6 program kotaku Jawa Timur, kepala sakit PIP sumenep, camat, kepala desa, konsultan pendamping, dan kelompok masyarakat peduli.

Kepala Dinas PU Cipta karya Bambang Iriyanto M. Si mengungkapkan kegiatan sosialisasi tersebut sebagai upaya penanganan kumuh di perkotaan melalui program kotaku dan pencapaian 100 persen akses senitasi di Kabupaten sumenep yang tahun ini berfokus di 10 desa.

“Ini merupakan salah satu upaya pemerintah sumenep dalam membangun desa dan menata kota jelasnya. Sebagian tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan cakupan senitasi ¬† ¬†khususnya senitasi. Air limbah agar dapat lebih meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan saat ini pihak nya juga telah bersenergi dengan dinas pendidikan sumenep dengan menjaring duta sanitasi yang akan di jadikan duta ketingngkat provinsi Jawa Timur,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here