Dinas PRKP dan Cipta Karya Sumenep Luncurkan Tiga Program Unggulan

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PRKP) dan Cipta Karya Sumenep, Bambang Irianto, M. Si, Saat di Temui di Ruang Kerjanya, Kamis (16/03/2018).

SUMENEP, Jumat (16/03/2018) suaraindonesia-news.com – Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PRKP) dan Cipta Karya Sumenep terus berupaya melakukan terobosan. Tahun ini meluncurkan tiga program prioritas. Yakni, Penanggulangan Banjir, Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, dan Pemenuhan Air Minum.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PRKP) dan Cipta Karya Sumenep, Bambang Irianto, M. Si mengatakan, pihaknya memprioritaskan tiga program tersebut karena dinilai mendesak.

”Ini kami lakukan tentu dengan tujuan, tata bangunan untuk penataan kota,” ujarnya, Kamis (15/3).

Tahun ini program penanggulangan banjir, menjadi skala prioritas mengingat sering terjadinya genangan air di sejumlah titik.

“Ini kami buktikan dengan peluncuran proyek senilai 7 milyar dan sudah ada pemenangnya, dan sudah dilakukan,” terang mantan Kepala Disparbudpora itu.

Baca Juga: Ternyata, Dari 49 Pengembang Perumahan Baru Satu yang Menyerahkan Fasumnya ke Pemkab Sumenep 

Menurutnya, ini merupakan langkah bijak untuk mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan terutama persoalan banjir yang kerap kali terjadi akhir-akhir ini.

Sedangkan pemenuhan air minum juga merupakan program prioritas.

Baca Juga: Kades Essang Talango Beserta Keluarga Diringkus Polres Sumenep 

”Program air minum juga merupakan program pilihan, dengan anggaran 5,4 milyar termasuk sanitasi didalamnya,” imbuhnya.

Pihaknya mengaku sudah memetakan daerah mana saja yang sudah dicapai dan yang sulit direalisasikan. Terutama di kepulauan.

”Program air minum sudah kita petakan untuk mempermudah realisasi daerah mana saja yang kesulitan air minum,” tegasnya.

Bambang menjelaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya, namun untuk tahun ini orientasinya menjadi prioritas.

“Untuk penyebarannya ada disejumlah titik, yang pasti kepulauan 30 % dan 70 % daratan,” tuturnya.

Pihaknya mengaku sudah mengantongi data daerah mana saja yang kekurangan air minum.

”Setiap tahun dapat dan ada tambahan. Karena air minum program prioritas. Bantuan dari pemerintah pusat dan dana APBD juga masuk,” pungkasnya.

Reporter : Zain
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here