Diduga Ada Rekayasa Tanda Tangan Demi Cairkan DD

Ilustrasi

Reporter: Rusdi Hanafiah

LANGSA ACEH, Minggu (18 Juni 2017) suaraindonesia-news.com – Pertanyaan aneh, apakah memang harus demikian sistem administrasi persyaratan pemerintah dalam pencairan Dana Desa 2017 yang bersumber dari APBN Pusat sebesar Rp 700 juta rupiah itu.

Pasalnya, dana tersebut sudah di cairkan oleh Pemerintah Kota Langsa pada bulan Juni 2017, yakni di duga bantuan tersebut melalui Alokasi Dana Gampong (ADG) di Kecamatan Langsa Timur.

Dana usulan APBG Tahun 2017 tanpa di ketahui oleh Tuha Peut dan tanda tangan Ketua Tuha Peut Gampong, diduga kuat dipalsukan.

Diketahui, dana itu sudah dicairkan oleh dinas pengelola keuangan desa, apakah bisa tanpa di tanda tangani dan stempel dari pihak Tuha Peut.

Sumber yang dihimpun Media ini, Sabtu (17/6/2017) setelah di ketahui oleh Ketua TPG kenapa dana desa bisa di cairkan oleh pihak pengelola keuangan daerah di Kota Langsa tanpa di tanda tangani Tuha Peut tentang penarikan ADD/ADG 2017 di sebuah Desa di Kecamatan Langsa Timur.

“Dana desa bisa di cairkan tanpa setempel tuha peut dan tanpa minta tanda tangan, di duga adanya permainan oknum pencairan dana, apakah memang di benarkan tanpa mengikutsertakan Tuha Peut,” tanya dia.

Dalam hal ini Tuha Peut selaku pengawasan kekayaan asset negara melalui dana bantuan Alokasi Dana Desa 2017 sebesar Rp 700 juta rupiah lebih yang diberikan oleh pemerintah pusat di kecamatan langsa timur.

Untuk itu, pihaknya meminta tim Badan Pengawasan Keuangan dari Pusat atau BPK Provinsi Aceh agar secepatnya melakukan penyidakan.

Tujuannya, agar terungkap oknum kepala desa dengan sengaja melakukan penyalahan penggunaan wewenang sehingga berani memalsukan tanda tangan dan menggandakan stempel atas nama Tuha Peut.

“Perbuatan tersebut jika benar Dana Desa bisa dicairkan tanpa di ketahui tuha peut (pemalsuan tanda tangan) itu merupakan tindakan kejahatan yang harus diluruskan oleh pihak penegakan hukum,” jelasnya.

Disinyalir, proses pencairan dana desa ini, tidak transparan tanpa mengajak tuha peut dan di tanda tangani Tuha Peut dan stempel tuha peut.

“Dana desa sudah dicairkan oleh dinas yang berkaitan dengan bantuan dana desa Rp 700 juta rupiah lebih, di kecamatan langsa timur,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here