Dewan Usulkan Penunggak PBB Dihapus, Pajak Hotel Ditagih

Didik Mahmud H DPRD Kota Batu

Kota Batu, Suara Indonesia-News.Com – DPRD kota Batu mengusulkan kepada pemerintah  agar penunggak Pajak Bumi Bangunan (PBB)  kota Batu yang  terhitung  31 Desember 2012  yang  dibebankan   kepada wajib pajak sebesar Rp 14, 7 miliar. untuk segera dihapus.

Ketua Komi  C DPRD kota Batu, Didik Mahmud  saat ditemui, Selasa (4/8)  mengatakan  mengtakan bahwa dasar penghapusan PBB itu karena  pemkot Batu  belum melakukan verifikasi ke  Dinas Pelayanan Pajak,  sementara itu Pemkot Batu juga belum melakukan langkah-langkah dalam penagihan pajak kepada wajib pajak dan penyelesaiannya  perlu butuh  waktu .

 “Kabarnya piutang  pajak kita  PBB  itu berdasarkan data manual  sebesar Rp14,7 miliar. namun jelasnya tanyakan saja ke dinas terkait, apa benar data itu” Jelas Didik yang juga Anggota DPRD kota Batu dari Fraksi Golkar itu seraya ia menyebutkan ada sebagian wajib pajak rumahnya diluar kota yang setiap saat sulit untuk dihubungi. “ini yang menjadi kendala” imbuhnya

Menurutnya  yang lebih penting,  Pajak Hotel dan restoran di kota Batu harus segera ditagih. Sebelum ditagih hendaknya pemkot Batu membentuk tim  kecil  untuk menyelesaikan kasus piutang pajak yang hingga kini tidak ada ujung penyelesaiannya

“Pertama Pemkot Batu harus menindentifikasi  dan menganalisa sebab-sebab mereka tidak membayar pajak kendalanya apa” Kata Didik,

Berikutnya, Pengurus KONI kota Batu ini  menyebut Pemkot harus memberikan solusi, terkait permasalahan pajak hotel dan restoran Di Kota Batu.  berdasarkan laporan hasil pemeriksaan  (LHP) dari Badan pemeriksaan keuangan (BPK)  pada tahun 2013   piutang Pajak Hotel dan Restoran sangat tinggi.

“Apakah itu Rp 40 Miliar  atau Rp 50 miliar kami tidak tahu persis karena data tersebut di dinas pendapatan, tapi semua itu perlu ditagih karena itu merupakan asset PAD kita” pungkasnya (Adi Wiyono Batu ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here