Dewan Sahkan Nota Kesepakatan KUA-PPAS 2016

Kantor DPRD Sampang

Sampang, Suara Indonesia-News.Com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang, mengesahkan kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas dan plafon perkiraan anggaran sementara (PPAS) TA 2016, dalam rapat paripurna DPRD Sampang di gedung graha paripurna pada Jumat (21/8)

Bertindak sebagai pimpinan sidang dalam rapat paripurna wakil ketua 1 DPRD Sampang H. Fauzan Adima, didampingi unsur pimpinan lainnya. Dari pihak eksekutif, Bupati Sampang A Fannan Hasib, datang langsung dengan didampingi wakilnya H. Fadhilah Budiono. Selain itu, jajaran kepala satuan perangkat daerah (SKPD), dilingkungan Pemkab Sampang beserta Camat se-Kabupaten Sampang juga hadir dalam sidang paripurna tersebut.

20150824_153307Pimpinan sidang paripurna H. Fauzan Adima mengatakan, semua fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Sampang telah menyepakati dan menyetujui KUA dan PPAS 2016 yang dituangkan dalam Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Sampang dan DPRD Sampang.

“KUA-PPAS yang disepakati ini untuk selanjutnya dijadikan dasar penyusunan Rancangan APBD Perubahan TA 2016,” ujar Fauzan Adima dalam sambutannya

Bupati SampangA Fannan Hasib, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Sampang yang telah memberikan dukungan dan kerjasama yang baik dalam rangka melaksanakan program prioritas dan kegiatan pembangunan. Terlebih pembahasan rancangan KUA-PPAS 2016 bisa selesai sesuai jadwal yang diharapkan.

“Kami secara kelembagaan sangat berterima kasih kepada DPRD Sampang, karena pembahasan rancangan KUA-PPAS 2016 dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dan hal ini menunjukkan semangat kemitraan yang tinggi serta komitmen yang kuat antara eksekutif dan legeslatif sebagai penggerak roda pemerintahan,” ujar Bupati Fannan dalam sambutan tertulisnya.

Lebih lanjut, Fannan berharap ditetapkannya KUA-PPAS 2016 ini, bisa berdampak positif terhadap keberlangsungan program pemerintah di tahun depan. KUA-PPAS yang disahkan tersebut salah satu rinciannya, Pemkab Sampang menganggarkan Rp 211 miliar untuk peningkatan kualitas dan kuantitas pembangunan infrastruktur atau sebesar 31,68 persen dari anggaran belanja modal sebesar Rp 666,5 miliar. (nor/luk).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here