Deputi Kementerian PPN/Bappenas Nilai Pencapaian SDG di Jember Membanggakan

Ir. Slamet Soedarsono saat memberikan materi dalam workshop di Pendapa Jember. (Foto: Humas Pemkab Jember)

JEMBER, Kamis (11/10/2018) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Jember dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menggandeng sejumlah lembaga swadaya masyarakat menggelar workshop “Mengonsolidasikan Pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) dengan Open Government Partnership di Kabupaten Jember”.

Kegiatan ini dihadiri Deputi Menteri PPN/ Bappenas Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan, Ir. Slamet Soedarsono, MPP, QIA, CRMP, CGAP. ini berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (11/10/2018).

Deputi Slamet Soedarsono menjadi salah satu pembicara dengan mengangkat topik “Pentingnya konsolidasi Pelaksanaan SDGs dalam kerangka Open Government Partnership (OGP)”.

Slamet mengatakan bahwa pembangunan berkelanjutan atau SDGs (Sustainable Development Goals) di Jember, terutama keterbukaan dan keterlibatan antara masyarakat dengan pemerintah daerah, dinilai cukup membanggakan.

“Saya baru semalam di Jember, dan kemarin saat saya melakukan survei lapangan, pencapaian Jember dalam SDGs cukup baik. Bahkan banyak masyarakat, baik perguruan tinggi, pesantren maupun komponen lainnya yang sudah melakukan SDGs. Cuma mereka tidak menyadari bahwa mereka sejatinya sudah menjalankan SDGs,” ujar Slamet.

Slamet menjelaskan, dengan adanya komponen di masyarakat yang sudah melakukan SDGs, tinggal bagaimana antara program pembangunan Pemerintah Kabupaten Jember ini diselaraskan dengan apa yang sudah dilakukan oleh komponen masyarakat. Jika ini berhasil, maka Jember bisa menjadi contoh bagi Kabupaten lain di sekitarnya.

“Terobosan Bupati Jember dalam menyolidkan SDGs sudah sangat bagus. Masyarakatnya juga sudah melakukan. Tinggal bagaimana antara program pembangunan ini memiliki irama yang sama dan selaras dengan RPJM secara nasional yang digagas pemerintah kabupaten jember dengan masyarakat, karena kalau SDGs nya berjalan, maka pembangunan suatu daerah bisa maju dengan pesat,” tambah Slamet.

Baca Juga: Gempa 6.4 SR Situbondo, Robohkan Puluhan Rumah di Jember 

Sementara Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR dalam kesempatan tersebut mengatakan, pembangunan di Jember selalu disampaikan secara terbuka ke masyarakat, baik melalui media sosial maupun secara langsung. Pelibatan masyarakat untuk menyampaikan usulan pembangunan ini, menurutnya lebih cepat tersampaikan daripada melalui surat menyurat.

“Selama ini saya sudah sering menyampaikan program-program pembangunan Jabupaten Jember melalui media sosial baik Facebook maupun Whatsapp, karena dengan cara seperti ini lebih efektif dan lebih cepat terealisasinya daripada harus melalui surat. Apalagi setiap malam Jumat manis, kami selalu menggelar istighotsah bersama warga dan momen istighotsah inilah kami gunakan untuk menampung aspirasi masyarakat,” ujar Bupati Jember, Faida.

Meski demikian, Faida tidak menampik jika program Pemerintah Kabupaten Jember yang di-posting dan dibagikan sendiri secara langsung di media sosial masih belum dipahami masyarakat.

“Meski program-program pembangunan sudah saya posting sendiri, dan yang bertanya lewat Watshapp secara langsung juga sudah kami jawab, tapi masih banyak masyarakat yang belum yakin. “Kadang ada yang tanya program ini apa benar bu”, padahal itu saya sendiri yang memposting,” ujar Faida.

Tidak hanya dalam postingannya di media sosial. Melalui jalur Whatsapp pun, masih banyak warga yang belum yakin. Saat mereka ditanya melalui nomor Whatsapp yang dicantumkan di akun media sosial, banyak warga yang tidak percaya kalau yang membalas bupati langsung.

“Kadang meskipun saya jawab lewat Whatsapp, banyak warga yang kurang yakin. Mereka masih tanya, apa ini benar ini Bupati Jember yang menjawab. Jadi. ketika ada informasi yang benar, masyarakat masih diliputi keraguan. Justru informasi yang sifatnya hoax yang lebih mudah dipercaya oleh masyarakat. Dan ini tugas kita semua untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here