Dandim Bojonegoro Sambut Kunker Menpora RI

Reporter: Cahya

Bojonegoro, Senin 10/10/2016 (suaraindonesia-news.com) – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, H. Imam Nahrowi S, Ag., Minggu (09/10), melakukan Kunjungan Kerja diwilayah Kabupaten Bojonegoro. Setibanya Menpora Republik Indonesia, langsung menghadiri Stadium General yang digelar dihalaman Kampus IAI dan UNU Giri Bojonegoro, untuk memberikan motivasi kepada para Mahasiswa dan tamu undangan.

Kunjungan Kerja Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, H. Imam Nahrowi, S.Ag., yang didampingi oleh Bupati Bojonegoro, Drs. H. Suyoto, M.Si., Dandim 0813, Letkol Inf M. Herry Subagyo, Kapolres AKBP Wahyu Sri Bintoro, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Hanafi serta Forpimda yang lain disambut Oleh jajaran Dosen dan Pengurus PCNU.

Menurut Nahrowi, dahulu anak-anak khusus membaca Alqur’an, namun sekarang kalah dengan membaca media sosial (Medsos). Dan para orang tua mengenalkan olahraga tradisional, untuk menjalin silaturrahmi dan komunikasi antara sesama.

Seperti halnya liga santri yang digulirkan, para Santri bermain sepakbola dan Kyainya membacakan do’a atau khidzib agar memenangkan pertandingan.

“Melanggengkan Khidzib dan amalan untuk dipelajari, agar meraih prestasi. Namun harus diimbangi dengan perkembangan modern,” jelasnya sambil tersenyum, diiring tawa yang hangat oleh para tamu undangan.

Sementara itu, Dr. Cholid Ubed, Ketua PCNU Kabupaten Bojonegoro dalam sambutannya, Stadium General yang mengambil tema “Revolusi Mental Generasi Muda Melalui Pendidikan Jasmani dan Olahraga Yang Berlandaskan Ahlussunnah Wal Jama’ah’ tersebut, memerlukan perombakan mental.

“Seperti yang dilakukan Pak Menteri (Imam Nahrowi) merombak PSSI. Semoga di Kabupaten Bojonegoro lebih baik lagi, dengan hadirnya Bapak Menteri untuk memberikan motivasi,” ujarnya.

Sedangkan, Bupati Bojonegoro Drs. H. Suyoto mengatakan, seiring perkembangan zaman warisan banyak yang sudah dihabiskan orang-orang terdahulu.

“Untuk itu, agar cara berfikir kita harus dirubah. Yakni, berfikir secara produktif. Sehingga generasi muda perlu untuk di didik,” katanya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here