CSF Diduga Tidak Memberikan Kebijakan Terhadap Kreditur Yang Beritikad Baik

Reporter: Yati

Bogor, Senin (7/11/2016) suaraindonesia-news-com – Salah satu kantor CSF di duga tidak memberikan kebijakan terhadap kreditur yang beritikad baik untuk pengambilan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) salah satu konsumen berinisial Al. Menurut AL dirinya sudah membayar bahkan sudah melunasi kewajiban membayar angsuran motornya, hanya saja sisa bunga dan dendanya saja belum terbayar.

Ditambahkan Al, dirinya sudah berupaya untuk memintak keringanan atas denda dan bunganya,tapi pihak leasing tidak mau memberikan kebijakan.

Kepala cabang CSF Roy saat di konfirmasi suaraindonesia mengatakan, dirinya sebagai kepala cabang hanya bisa membantu pengurangan lima ratus ribu rupiah (Rp 500.000) dari jumlah denda dan bunga dua juta empat ratus empat puluh ribu rupiah (Rp2.440.000).

“Saya tidak bisa menambah lebih dari lima ratus ribu rupiah karena keputusan ada di level atas yaitu cabang untuk di ACC,” tandas Roy selaku kepala cabang CSF Tajur Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor Jawa Barat.

Menurut LSM Gempa Dolai mengatakan, seharusnya konsumen yang beritikad baik, seharusnya di bantu dan tidak dipersulit untuk pengambil haknya demi kenyamanan antara kreditur dan debitur karena hak dan kewajibannya sudah di lakukan oleh kreditur untuk melakukan Pembayaran dengan lunas.

Ditambahkan Dolai di dalam UU no 8 tahun 1999 tentang Parlindungan Konsumen, kreditur wajib melaporkan ke kantor parlindungan konsumen apabila merasa Sulit mengambil haknya yaitu bpkb di leasing.

“Yang jadi kendala itu adalah salah satu Kepala Wilayah (kawil) yaitu Damrizal saat di konfirmasi untuk meminta bantuan,Damrizal sendiri tidak memberikan tanggapan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here