CJH Sumenep Dipastikan Aman Dari Virus Meningitis Dan Siap Diberangkatkan

Dwi Regnani Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK)

Reporter: Liq

Sumenep, 3/8/2016 (Suaraindonesia-news.com) – Semua Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupatan Sumenep,  Madura, Jawa Timur, telah mendapatkan vaksin dan siap diberangkatkan ke tanah suci Mekkah, hal itu dilakukan agar  CJH tersebut tidak terjangkit penyakit atau virus Meningitis yang bisa mengakibatkan kematian.

Menurut Dwi Regnani Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK), Arab Saudi merupakan negara yang rawan terjadinya penyakit itu sehingga harus dilakukan vaksin supaya CJH tidak terjangkit penyakit.

”Kan Arab Saudi cuacanya panas, jadi kekebalan tubuhnya harus ditingkatkan, nah dengan faksin itu maka kekebalan tubuhnya bisa meningkat,” katanya, kepada sejumlah awak media di ruang kantornya. (3/8/2016)

Sedangkan data yang diungkapkan  Dwi, pangilan dari Dwi Regnani, 251 peserta CJH sehat bugar dan tidak ada masalah, adapun  205 CJH asal Sumenep tergolong resiko tingggi (Resti) yakni rentan terserang penyakit.  Hal itu disebabkan faktor usia.

“Karena sudah tua maka secara otomatis kekebalan tubuhnya menurun, maka dengan dilakukan faksin itu bisa menjaga kesehatannya selama berada di tanah suci,” terang Dwi.

Dari 205 yang menyandang Resti, CJH asal Sumenep, sambungnya,  ada 30 peserta dengan syarat pendampingan.

“Tetap bisa berangkat dengan syarat pendampingan, artinya satu orang tersebut ada yang mendapingi selam melakukan ibadah haji, pendampingan itu bisa dari keluarganya sendiri, kalau dia sendirian kan ada ketua regu, ketua kelompok, dan ketua kloter, maksud pendampingan itu ada yang mengingatkan kapan waktunya minum obat alias harus dikontrol, tapi  semua bisa berangkat,” sambungnya.

Menurutnya, Meningitis adalah penyakit radang pada membran pelindung yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang, yang secara kesatuan disebut meningen. Radang dapat disebabkan oleh infeksi oleh virus, bakteri, atau juga mikroorganisme lain, dan walaupun jarang dapat disebabkan oleh obat tertentu.

“Sedangkan dampak dari Meningitis yakni dapat menyebabkan kematian karena radang yang terjadi di otak dan sumsum tulang belakang, sehingga kondisi ini diklasifikasikan sebagai kedaruratan,” jelasnya.

Pihaknya hanya berharap supaya CJH asal Kabupaten ujung timur pulau Madura kembali dengan itu tampa kekurangan apapun.

”Berangkat dalam keadaan sehat dan pulangnnya juga begitu. Dan semuga jadi haji yang mabrur,” harapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here