Cegah Alih Fungsi Lahan, Laskar Hijau Bersama Forkopimda Tanam 10 Ribu Bibit di Tanah Longsor Gunung Lemongan

Laskar Hijau saat menyerahkan bibit kepada Bupati Lumajang yang didampingi KPH Lumajang

LUMAJANG, Minggu (7/1/2018) suaraindonesia-news.com – Dalam rangka mitigasi bencana di lahan Gunung Lemongan, Laskar Hijau bersama Forkopimda Lumajang tanam 10 ribu pohon untuk mencegah longsor. Minggu siang (7/1).

Menurut Ketua Laskar Hijau Lumajang, Aak Abdullah Al-Kudus kepada media mengatakan bahwa pada pertengahan Desember 2017 lalu telah mengalami longsor.

“Kami dari Laskar Hijau mencoba untuk mencegah longsoran di lahan Gunung Lemongan. Maka dari itu kami melakukan penanaman pohon di kawasan tersebut pada siang hari tadi, dengan tema “Tanam Do’a di Tanah Longsor Gunung Lemongan,” katanya kepada sejumlah wartawan.

Longsoran ini, kata Aak, panggilan akrabnya sekurang-kurangnya bisa mengancam 5 Desa, yakni Desa Kalipenggung, Salak, Ranu Logong, Tunjung dan Gedangmas.

Baca Juga: Jelang Kedatangan RI 1 Ke NTT, Ribuan Personil TNI-POLRI Disiagakan

“Penyebab utama dari longsor ini adalah karena alih fungsi kawasan hutan lindung menjadi kebun sengon,” jelasnya lagi.

Ditambahkan lagi oleh Aak, bahwa dalam kegiatan kali ini, selain melibatkan organisasi pecinta alam se-kabupaten Lumajang dan para relawan Laskar Hijau dari berbagai daerah di Jawa Timur, Laskar Hijau juga bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang, Perhutani, Kodim 0821 dan Polres Lumajang.

“Bupati Lumajang dan seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang hadir dan terlibat secara langsung dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Sebagai penyelenggara dari kegiatan ini, Aak juga menyatakan bahwa ini untuk pertama kalinya Laskar Hijau bekerjasama dengan Forkopimda Kabupaten Lumajang melakukan kegiatan penghijauan di Gunung Lemongan.

“Semoga kebersamaan ini bisa terus berlanjut demi kelestarian lingkungan di Kabupaten Lumajang,” harap Aak.

Untuk kebutuhan kegiatan ini, kata Aak, Laskar Hijau siapkan 10 ribu bibit pohon, yang terdiri dari 30 persen bambu petung dan 70 persen terdiri dari beragam pohon buah dan pohon konservasi lainnya.
“Pohon-pohon tersebut akan ditanam secara bersama-sama di sisi tenggara Gunung Lemongan, yang masuk di kawasan hutan lindung petak 12 dan 13,” bebernya lagi.

Sebelum melakukan penanaman pohon, acara ini dimulai dengan istighosah dan do’a bersama warga masyarakat sekitar Gunung Lemongan yang bertempat di Balai Desa Salak, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur. Acara dimulai pada pukul 10.00 wib dan diperkirakan akan berakhir pada jam 16.00 wib.

“Melalui kegiatan semacam ini, Laskar Hijau mengajak semua element masyarakat untuk hadir dan terlibat dalam kegiatan ini, agar supaya tanah longsor di Gunung Lemongan tidak terulang lagi, dan pelestarian hutan bisa terwujud dengan baik,” pungkasnya.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here