Catut Nama Komisioner KPU-Tokoh Sampang Untuk Maju Cabup Independen

Ketua DPC Partai Demokrat H. Abdus salam saat jumpa pers dgn wartawan

SAMPANG, Selasa (5/12/2017) suaraindonesia-news.com– Dukungan terhadap calon independen di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Sampang, Madura, pada pasangan bakal calon Bupati dan Wakil bupati atas nama Rico Sebastian dan Moh Wasil, diduga melakukan pencatutan sejumlah nama pendukung Kartu Tanda Penduduk (KTP). Tak tanggung-tanggung, pencatutan nama sejumlah petinggi partai politik.

Di antaranya Ketua DPC Partai Demokrat Abdus Salam, Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Aulia Rahman serta nama dua komisioner KPU Sampang, Syamsul Mu’arif dan Miftahur Rozaq ikut dicatut.

“Selaku Ketua Partai Demokrat, kami sangat menyayangkan sekali atas kejadian pencatutan nama ini, karena tidak ada koordinasi sebelumnya,” terang Ketua DPC Partai Demokrat, Abdus Salam, Selasa (5/12/2017).

Lebih lanjut politikus asal Kecamatan Ketapang yang saat ini duduk sebagai wakil ketua DPRD setempat ini meminta kepada KPU untuk segera menyeleksi betul apa yang dilakukan calon independen. Seperti persyaratan pencalonan atas nama Rico dan Wasil yang dinilai sudah merugikan orang lain.

“Yang pasti kami tidak pernah menyatakan atau menandatangani pencalonan independen saudara Rico. Kalau ada pernyataan atau tandatangan kami dalam berkas yang telah diserahkan ke KPU, itu namanya pemalsuan dan kalau sampai terbukti, maka akan kami laporkan kepada pihak yang berwajib,” tegasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Sampang, Miftahur Rozaq mengatakan, bahwa ditemukannya dugaan pencatutan identitas dalam berkas dukungan saudara Rico Sebastian dan Moh Wasil selaku calon independen masih belum bisa mengambil kebijakan. Sebab, pihaknya masih menunggu proses verifikasi faktual yang akan dilakukan oleh PPK dan PPS di kelapangan nantinya.

“Informasinya ada dugaan pencatutan termasuk nama saya dan ketua KPU. Namun, kami belum bisa memastikan karena menunggu hasil verifikasi faktual. Sejauh ini koordinasi dengan pihak panwas juga belum dilakukan,” ujarnya.

Sedangkan Rico Sebastian saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya mengaku belum bisa memberikan penjelasan secara gamblang adanya dugaan pencatuatan dukungan terhadap pihaknya.

“Saya belum bisa mengklarifikasi apapun. Kerena masih menunggu agenda pertemuan tim akbar untuk membahas perihal isu ini. Saat ini saya pribadi tidak mengambil langkah apapun, karena sudah ada KPU yang berhak penuh atas proses verifikasi,” kata Rico melalui pesan singkat.

Sekadar diketahui, untuk maju melalui jalur independen Pemilukada Kabupaten Sampang, calon minimal harus mengumpulkan 60.410 KTP. Pasangan Rico dan Wasik telah menyetor persyaratan ke KPU setempat berjumlah 62.394. (nor/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here