Bupati Sumenep Hadiri Panen Raya Demplot Padi dan Peyerahan Bantuan Alsintan Kepada Gapoktan/Kelompok Tani

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M. Si. Didampingi Ir. Bambang Heriyanto, Saat Uji Coba Harvester H-140 R, Alat Panen Pemotong Padi

Suara Indonesia-News.Com, Sumenep – Bupati sumenep Dr. Abuya Busro Karim, M. Si menghadiri panen raya demplot padi dan menyerahkan bantuan alsintan berupa alat hentraktor sebayak 61 unit dan pompa air sebanyak 39 unit kepada gapoktan/kelompok tani yang tersebar di 76 desa  di 24 kecamatan di kabupaten sumenep, Rabu (22/4/2015).

Bantuan tersebut bersumber dari dana APBD. APBD provinsi dan APBN tahun anggara 2015 dan juga bekerjasama dengan PT. Petrokimia gersik dan BPBT jawa timur di areal terbuka yang terletak di desa kacongan.

Turut hadir dalam acara tersebut wakil bupati sumenep, sekdakab, kepala dinas pertanian, perwakilan BPBT jawa timur, perwakila PT. Petrokimia gersik dan kelompok tani penerima bantuan.

Bupati sumenep dalam kesempatan tersebut langsung mencoba secara langsung alat panen padi harvester H-140R. yang memiliki keunggulan bisa memanen padi hanya dengan urun waktu 30 menit dengan luas 1.Ha Sawah.

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M. Si, Menyaksikan Uji Coba Mesin Pompa Air
Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M. Si, Menyaksikan Uji Coba Mesin Pompa Air

Bupati Sumenep Dr. Abuya Busro Karim, M. Si dalam sambutannya berharap dengan adaya bantuan tersebut  diharapkan bisa menambah hasil produksi petani yang lebih baik lagi, selain itu juga, Bupati menjelaskan, dengan berkat adanya teknologi seperti sekarang ini khususnya pertanian kita bisa panen dengan urun waktu hanya 3 bulan, kalau dulu panennya sampai 7 bulan.

“Saya kira ini bagian dari usaha pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, agar terus berusaha untuk meningkatkan lahan pertanian kita, agar lebih produktif lagi khususnya para petani yang ada di kabupaten sumenep,”Kata Buapati Sumenep.

Bupati juga mengajak para penyuluh tani agar memberikan peyuluhan kepada para petani bagai mana tatacara menanam padi yang lebih moderen dan lebih menjanjikan, agar para petani sejahtera secara ekonomi. paparnya.

“Klau dulu petani memaninnya dengan alat tradisional,tetapi sekarang dengan alat teknologi yang semakin moderen seperti alat HARVESTER H-140R kita bisa memanen dengan kurun waktu hanya 30 menit saja,” jelasnya.

Ditegaskan, ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah untuk para petani agar lebih maksimal dalam menggarap lahan pertanian kita dengan menggunakan alat modern walaupun tidak semua kelompok mendapatkan bantuan ini, tetapi kami usahakan tahun 2016 semua petani yang ada di kabupaten sumenep bisa menggunakan alat modern dalam menggarap sawahnya, tegasnya.

Sementara itu kepala dinas pertania Ir.Bambang Heriyanto berharap, dengan adanya  bantuan demplot padi alsintan berupa hantraktor dan pompa air tersebut. bisa meningkatkan produksi hasil pertanian terutama padi, jagung, kedelai dan pajale melalui upaya khusus program perbaikan jaringan irigasi dan sarana pendukung lainya dan menwujutkan program swasembada pangan dalam masa mendatang serta meningkatkan kesejahteraan petani khususnya di kabupaten sumenep dan pembuktian perlakuan uji ektifitas pengunaan pupuk pitrubiofertin, dan meningkatkan pemasaratan tentang adopsi teknologi budi daya pertanian.

Bangbang menambahkan, sasaran progaram demlot padi dan sasaran program bantuan hibah alsintan yang bersumber dari dana APBD, APBD propensi dan APBN tahun aggaran 2015 adalah gapoktan/kelompoktani yang masih aktif dan bersertifikat yang terdaftar di dinas pertanian kabupaten sumenep, ungkapya.(fjr/sr/Adv).