Bupati Lebak Menghadiri Rembuk Integritas Nasional, di Yogyakarta

Bupati Lebak, Hj. Iti Octavia Jayabaya saat menghadiri acara RIN, di Yogyakarta

LEBAK, Selasa (5 Desember 2017) suaraindonesia-news.com – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menghadiri Rembuk Integritas Nasional (RIN) Tahun 2017. Dalam rangka Implementasi Pembangunan Budaya Integritas Nasional, bertempat di hotel royal ambarrukmo Yogyakarta. Selasa (5/12/17).

Kegiatan tersebut, dilaksanakan Kementerian Keuangan RI bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dan dihadiri para kepala daerah termasuk Wakil Menteri Keuangan Prof. Mardiasmo, sebagai Penasehat KPK Budi Santoso, dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Hj. Iti Octavia Jayabaya berharap RIN tahun ini, dapat menjadi pengubah mental pejabat publik agar menjadi abdi negara yang tulus berkarya demi kemaslahatan rakyat banyak.

“sesuai dengan tema nya yaitu Implementasi Pembangunan Budaya Integritas, Dari Komitmen menjadi Langkah Nyata, semoga program ini mendorong terwujudnya budaya integritas secara nasional.” kata RIN tersebut, berkomitmen untuk mulai mengimplementasikan seluruh konsep terkait Pembangunan Integritas Nasional yang dihasilkan RIN sebelumnya melalui kerja nyata sebagai perwujudan pelaksanaan penguatan Sistem Integritas Nasional (SIN).

Dalam sambutannya Wakil Menteri Keuangan, Prof. Mardiasmo, mengatakan Integritas mengandung makna perilaku yang jujur, tulus, dapat dipercaya, objektif, akuntabel, transparan dan komitmen terhadap hasil.

“Integritas tidak bisa dibeli dengan mata uang apapun dan berapapun besarnya. Integritas itu priceless, tidak ternilai harganya.

Baca Juga:Desa Lebak Sari Kecamatan Parakansalak Adakan Musrenbang Anggaran Tahun 2019 

kata Mardiasmo Pihaknya, forum ini dibahas bagaimana membuktikan integritas tidak sekedar di atas kertas, tetapi bagaimana meyakinkan bahwa integritas bukan hanya formalitas namun harus diubah menjadi langkah nyata.

“Rembuk integritas bukanlah sekedar pentas, tapi sarana untuk menyelesaikan permasalahan integritas hingga tuntas.” tambahnya.

Hasil yang diharapkan dari Rembuk Integritas Nasional 2017. untuk memperoleh hasil evaluasi dan akselerasi terhadap tindak lanjut hasil RIN tahun 2016 dan Kolaborasi Tunas Integritas Nasional II 2017, Serta tercapainya pembentukan Dewan atau Forum Integritas Nasional dan operasional Indonesia Corporate University (I-Corpu).

RIN kali ini dihadiri kurang lebih 600 orang yaitu sekitar 180 Kementrian Lembaga Organisasi Lainnya Pemerintah Daerah (KLOP), sebelumnya RIN pertama di Semarang pada tahun 2015 dihadiri oleh 40 KLOP, RIN kedua pada tahun 2016 yang diselenggarakan di Pekanbaru dihadiri oleh 80 KLOP. (A.Kohar /Jafar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here