Bupati Grobogan Lantik Pimpinan Tinggi Pratama di Pendopo

Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pendopo Grobogan

Grobogan, Rabu (6/12/2017) suaraindonesia-news.com – Bupati Grobogan melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tiga Kepala Dinas yang baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Grobogan.

Tiga Kepala Dinas yang dimaksut adalah, yang pertama Wahyu Susetijono sebagai Kepala Dinas BPKAD Kabupaten Grobogan yang baru dengan jabatan lama sebagai Kepala Bidang Administrasi Anggaran pada Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Grobogan, Nugroho Agus Prastowo sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan yang baru dengan jabatan lama Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan, dan Amin Hidayat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan yang lama dengan jabatan lama sebagai Kepala Bidang Pembinaan SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama, diawali dengan pembacaan doa dan dihadiri oleh SKPD – SKPD Kabupaten Grobogan.

Kemudian diteruskan dengan pelantikan yang disertai pembacaan sumpah jabatan, tiga calon pimpinan tinggi pratama tersebut, sangat ceria dan tenang dalam pelantikan dan pengucapan sumpah, untuk mengemban jabatan yang baru dan sebagai bentuk amanah yang harus diemban dengan baik.

Setelah pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, para undangan satu persatu memberikan ucapan selamat pada tiga pimpinan tinggi pratama dengan diawali dari Bupati Grobogan Sri Sumarni.

Baca Juga: Sat Lantas Polres Blora Luncurkan Aplikasi Sakpole Permudah Pembayaran Pajak Kendaraaan 

Bupati Grobogan Sri Sumarni, Rabu (6/12/2017) mengatakan, proses seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama, berjalan dengan tertib, lancar, dan pada hari ini telah saya tentukan sesuai batas kewenangan.

“Kami memilih satu dari tiga lulusan terbaik pada masing masing lowongan, tapi berat sekali, kami memutuskan yang terbaik,” ujarnya, Rabu (6/12).

Lanjut Bupati, sejak terbitnya Undang Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara dan peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017, tentang menegemen ASN proses pengisian jabatan mengalami perubahan yang siknifikan. pengisian jabatan harus melalui seleksi terbuka dan dengan melibatkan dari akademisi, setiap pelamar jabatan harus mempunyai pengalaman tugas dan fungsi yang ada pada jabatan tersebut selama lima tahun dan untuk jenjang ahli madya paling singkat dua tahun.

“Seleksi jabatan bebas dari intervensi dari siapapun dan sangat terbuka, tim panitia seleksi bekerja secara profesional dan independen. dan saya meminta kepada pejabat yang baru untuk langsung bekerja keras dan harus mencari data secara real agar bisa menyelesaikan permasalahan pada Kedinasan yang di emban,” ungkapnya.

sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan yang baru Amin Hidayat, Rabu (6/12/2017) mengatakan, akan meneruskan kebijakan kebijakan yang pendahulu, yang sudah baik dan fokus pada kesiswaan seperti pembinaan siswa dan penguatan karakter bagi siswa. yang tidak kalah penting juga pembenahan sarana dan kurikulumnya. (Miftakh/Jie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here