Bupati Abdya Gerah : Musrenbangkab Diisukan Program Asal-asalan

Bupati Abdya Ir. Jufri Hasanuddin, MM saat membuka acara Musrembang tingkat kabupaten di aula gedung pertemuan Susoh-Abdya. Foto direkam Kamis(192015) (N).
Suara Indonesia-News.Com, Blanpidie-Aceh Barat Daya – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya melalui BAPPEDA menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang)  tahun 2015 untuk penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Kabupaten (RKPK) tahun 2016 yang bertema “Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi Melalui Pengembangan Sektor Strategis”. berlangsung di Aula Gedung Pertemuan setempat, Kamis (19/3/2015).
 
Kepala BAPPEDA Kabupaten Aceh Barat Daya, Weri, SE.MA yang menjadi pihak penyelengara Musrenbang 2015 mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berhadir, dia juga melaporkan kegiatan musrenbang ini dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah Aceh Barat Daya untuk tahun 2016, pada tahun 2016 nanti kita masih pada fokus kesejahteraan untuk menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, peserta yang di libatkan berjumlah lebih kurang 200 orang berasal dari SKPK, camat, asosiasi, Unsur Perbankan, BUMD/BUMN dan Masyarakat.
 
Pada kesepatan itu Bupati Aceh Barat Daya Ir Jufri Hasanuddin, MM  yang membuka secara langsung Musrenbang kabupaten menejelaskan hampir seratus persen kegiatan Musrenbang berkaitan dengan ketersediaan anggaran. Sehingga tidak semua hasil Musrenbang dapat direalisasi, namun tetap saja Pemkab Abdya akan memilih dari keseluruhan program, tentunya yang berkaitan dengan skala prioritas dan skala wajib. “Kegiatan Musrembang ini bukan asal ada, namun memiliki tujuan tersendiri.
Saya tidak mau kalau Musrenbang ini dibuat asal-asalan. Musrenbang ini memiliki kaitan erat dengan hasil Musrenbang tingkat gampong dan Musrenbang tingkat kecamatan, dimana akan menampung program pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap, kegiatan Musrenbang tersebut dapat melahirkan program-program yang berkualitas serta bermanfaat bagi seluruh masyarakat Abdya.
Tgk Zulkifli Isa Selaku ketua DPRK Aceh Barat Daya yang hadir pada kesempatan tersebut membahas peran dewan perwakilan rakyat kabupaten Aceh Barat Daya dalam mendukung pembangunan Abdya kedepan, hal tersebut dibahas langsung oleh Romi Syahputra, “yang diutamakan dalam hakikat kerja DPRK adalah kepentingan daerah sebagai keseluruhannya, terlepas dari kepentingan individu-individu rakyat yang seharusnya disalurkan melalui DPR, yang dapat menampung aspirasi rakyat pada umumnya tanpa harus mengedepankan kelompok-kelompok atau para anggotanya. Ungkapnya.
Paparan dan Harapan
Disamping itu, lahir beberapa Paparan dan Harapan yang kemukakan dikalayak ramai pada saat Musrembang tersebut diantaranya (a) program pembangunan yang direncanakan hendaknya benar-benar diwujudkan sebagaimana mestinya, (b) Pemerataan pembangunan dalam seluruh wilayah kabupaten aceh barat daya dapat terpenuhi, (c) segenap aparatur dalam kabupaten Abdya dapat bekerja sama sesuai tupoksi masing-masing secara terukur dan terstruktur, (d) setiap komponen masyarakat seperti Ulama, Umara, Tokoh Adat, Tokoh Perempuan dan Tokoh Pemuda secara bersinergi senantiasa memperkokoh tali silaturahmi, dan terakhir (e) kami anggota DPRK Aceh Barat Daya Berharap Acara Musrembang seperti hari ini bisa menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat dari bawah dalam mengusulkan program-program sesuai dengan kebutuhan, bukan program-program sesuai dengan keinginan. Musrembang ini tidak menjadi acara rutin tahunan dan seremonial saja, kalau hasil-hasil dari musrembang ini hanya tercatat dalam laporan saja tapi hanya sebagian kecil saja yang bisa jadi kenyataan menjadi program terlaksana. Paparnya sambil menutup paparan. (N)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here