Bronjong Tumpang Tindih, Anggota Dewan Minta Intansi Terkait Untuk Membongkar

Reporter: Nazli Md

Abdya, Kamis 01/09/2016 (Suaraindonesia-news.com) – Proyek pekerjaan normalisasi rekontruski paska bencana alam di aliran sungai Krueng Suak Kecamatan Setia Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diduga dikerjakan tumpang tindih. Pasalnya, proyek pengamanan tebing sungai menggunakan bronjong tersebut dikerjakan diatas bronjong yang telah ada.
Anggota DPRK Abdya dari Dapil III, Mahmud Hasyim menilai kegiatan pekerjaan bronjong tumpang tindih tersebut sangat fatal. Selain dibuat atas bronjong yang sudah ada, kegiatan tersebut juga dapat mengecilkan aliran sungai.

“Disana sudah ada pengaman dinding sungai telah terpasang, untuk apa ditambah lagi, yang ada hanya mengecilkan aliran air sungai. Ini patut diduga ada permainan yang tidak baik,” sebut Mahmud Hasyim.

Lebih lanjut Mahmud juga menyesali kebijakan yang diambil oleh intansi terkait. Seharusnya, paket pekerjaan yang dikerjakan oleh CV 3N tersebut dapat dialihkan ketempat lain yang manfaatnya lebih terasa.

“Seharusnya ada inisaitif dari instansi terkait untuk mengalihkan paket tersebut, ataupun bisa disambung pada bronjong yang sudah ada, bukan malah menimpanya,” tegas Mahmud.

Untuk itu, Mahmud menyarankan bronjong tersebut untuk dibongkar dan dipindahkan ketempat yang lebih layak.

”Intansi terkait harus menjelaskan ini, kalau tidak bongkar saja, usut penyelewengannya,” pungkas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here