BPMP-KB Sumenep Menggelar Puncak Peringatan BBGRM Ke XIII dan HKG PKK Ke 44

Kepala BPMP-KB Sumenep, H. Ahmad masuni, SE

Reporter: Fajar/Sarimin

Sumenep, Suaraindonesia-news.com – Dalam puncak peringata BBGRM Ke XIII dan HKG PKK Ke 44, Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) Sumenep, salurkan bantuan 100 paket sembako kepada anak yatim dan kaum duafa, bertempat di Desa Marengan Laok, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep , Madura Jawa Timur, Minggu (01/05/2016).

Selainitu BPMP-KB juga menyalurkan dua unit rumah layak huni kepada masyarakat yang kurang mampu di desa setempat.

Kepala BPMP-KB Sumenep, H. Ahmad masuni, SE menjelaskan bahwa apa yang dilakukannya merupakan perhatian pemerintah kepada masyarakat Sumenep, khususnya yang tidak mampu.

“Ini adalah puncak peringatan bulan bakti gotong royong masarakat XIII dan hari kesatuan gerak PKK ke 44, yang mana dalam acara ini kita mengadakan kerja bakti dan gotong royong serta kita membagikan 100 paket bantuan sembako kepada kaum duafa dan yatim piatu dan bantuan 2 rumah tidak layak huni, dan ini dalam bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang tidak mampu,” jelasnya kepada suaraindinesia-news.com.

Ia berharap, Jiwa gotong ronyong jangan sampai pudar pada masyarakat Sumenep, terutamanya para generasi muda, karna semangat gotong royong yang dulunya sangat digalakkan, saat ini berada ditangan para pemuda.IMG-20160501-WA0016

Dalam acara tersebut nampak hadir Ketua TP-PKK Sumenep Nor Fitriana Busyro Karim serta Wakil Ketua TP-PKK Nia Kurnia Fauzi.
Wakil ketua TP-PKK Sumenep Nia Kurnia Fauzi dalam sambutannya menyampaikan, dengan kerja bakti dan gotong royong masarakat dapat menciptakan kebersamaan dalam lapisan masyarakat.

“Sehingga nantinya dapat mengajar dalam kehidupan kita bermasyarakat menjadi hidup rukun damai dalam suasana ke kekeluargaan yang patut dikembangkan dan menggunakan sebagai nilai nilai dalam penguatan integritas sosial untuk mengisi dan melestarikan pembangunan di desa,” papar Istri wakil Bupati tersebut.

Menurutnya, kegiatan serupa perlu di dilestarikan karena memiliki manfaat dan tujuan dalam peningkatan kesejahteraan dan kebersamaan masarakat desa.

“Mari kita bersama membangun tatanan sosial yang dinamis, sejahtera dan mandiri dalam pembagunan desa,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here