BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli Adakan Pertemuan Koordinasi Pelayanan Primer Di Nias Selatan

BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli saat menggelar pertemuan koordinasi pelayanan primer BPJS Kesehatan di Kabupaten Nias Selatan.

NIAS SELATAN, Kamis (05/07/2018) suaraindonesia-news.com – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli menggelar pertemuan koordinasi pelayanan primer BPJS Kesehatan di Kabupaten Nias Selatan.

Kegiatan ini diselanggarakan di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan, Kamis (5/7) dan dihadiri oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli Harry Nurdiansyah, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Nias Selatan Hikmat Valorous Ley, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer Hasnur Ferya Khomaini, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan dr. Aranifasa Laia, beserta Kepala Puskesmas, Klinik, dan Dokter Praktek Perorangan se-Kabupaten Nias Selatan, Staf PMP BPJS Kesehatan Deddy R Hutagalung dan Staf BPJS Kesehatan Kabupaten Nias Selatan Hesron A. Ginting.

Dalam sambutannya, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan dan Pemberi Layanan Primer untuk meningkatkan kualitas pelayan kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Nias Selatan.

“Peningkatan kualitas layanan yang diberikan kepada Peserta JKN-KIS bukanlah semata-mata tanggung jawab salah satu pihak, melainkan banyak pihak yang saling berkaitan untuk dapat mewujudkannya, tentunya sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing instansi. Artinya kita semua yang hadir ditempat ini sama-sama bertanggungjawab untuk meningkatkan kualiatas pelayanan kesehatan bagi masyarakat khususnya peserta JKN-KIS,” ucap Harry.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan dr. Aranifasa Laia mengatakan Peningkatan kualitas layanan kesehatan secara berkesinambungan harus selalu ditingkatkan

“Peningkatan kualitas layanan kesehatan secara berkesinambungan harus selalu ditingkatkan. Karena seiring perkembangan zaman, kebutuhan akan pelayanan kesehatan semakin meningkat pula. Artinya para penyedia layanan kesehatan, khususnya pemberi layanan primer di era JKN-KIS harus mampu memberikan pelayanan yang prima dan memuaskan,” ucapnya.

Lebih lanjut Sekretaris Dinkes Nisel itu menuturkan jika Puskesmas, Klinik, dan Dokter Praktek Perorangan adalah garda terdepan yang dekat dengan masyarakat yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan akan layanan kesehatan yang berkualitas. Pemberi layanan primer harus mampu memberikan kepuasan bagi peserta yang hendak mengakses pelayanan.

“Kami berharap dengan adanya koordinasi ini akan mampu meningkatkan komunikasi dan koordinasi diantara para pihak guna mewujudkan JKN-KIS yang berkualitas dan berkesinambungan,” harapnya.

Pertemuan ini juga dijadikan sebagai momentum oleh BPJS Kesehatan, untuk mensosialisasikan ulang tentang penggunaan dan update terbaru aplikasi P-Care. Aplikasi ini, adalah sebuah aplikasi yang harus diketahui dan digunakan oleh pihak pemberi layanan primer, untuk memudahkan otomatisasi entry pelayanan di tingkat FKTP.

“BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli, sebagai badan penyelenggara, akan senantiasa mendorong setiap pihak untuk memberikan pelayanan maksimal bagi peserta JKN-KIS. Semoga kita selalu menjaga komunikasi dan koordinasi guna mewujudkan Jaminan Kesehatan Nasional yang berkualitas dan berkesinambungan,” tutup Harry.

Reporter : Topan
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here