Bom Aktif Ditemukan Di Sungai Akelamo-Kurapasi Halbar

Penemuan Bom yang masih aktif

Reporter: Ipul
Malut, Jumat (25/11/2016) suara indonesia-news.com – Sebuah bom yang masih aktif ditemukan warga Desa Akelomo, Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, Kamis (24/11) sekitar pukul 09.30 WIT.

Bom pertama kali ditemukan Eddy Kakaredas saat menyelam di sungai mencari lokasi sedotan pasir diantara Desa Akelamo dan Desa Kuripasai, Kecamatan Jailolo.

Bom yang sudah berkarat itu ditemukan tergeletak didasar sungai, diduga bekas peninggalan Belanda atau sisa Perang Dunia (PD) II.

Kapolses Halmahera Barat AKBP Sutoyo yang mendapat laporan langsung memerintahkan Kasat Sabhara AKP Yohaness Aipipideli turun lolkasi mengamankan lokasi penemuan. Sekitar pukul 10.00 WIT Kapolres menghubugi Tim Gegena Brimob Polda Maluku Utara.

Mendapat laporan dari Kapolres, Tim Gegana yang berjumlah lima orang mendatangi lokasi penemuan bom yang diduga masih aktif tersebut.

“Selanjutnya barang berbahaya itu dibawa ke Ternate untuk diselidiki lebih dalam,” jelasnya.

Menurutnya, bom yang diduga peninggalan Belanda itu ditemukan dalam sungai antara Desa Akelamo dan Kuripasai. Beruntung, karena takut berbahaya, Eddy segera melaporkan ke pihak berwajib.

Dia menambahkan, pihaknya pertama kali menerima laporan penemuan bom dari anggota DPRD Halmahera Barat bernama Atus Sandiang. Bom itu ditemukan penambang pasir. Mereka adalah Eddy Kakaredas, Roy Burik, Angki Mulo dan Wilson Minggu.

Menurut Sutoyo, penemuan bom itu berawal dari Eddy yang saat itu menyelam dalam sungai untuk mengecek lokasi sedotan pasir. Penasaran, Eddy memanggil satal satu temannya bernama Wilson untuk sama-sama turun menyelam dan mengangkat bom itu. Keduanya lantas mengangkat dari dalam sungai. Sementara bom tersebut menyerupai tabung gas berwarna abu-abu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here