Bola Dunia Perdamaian Bentuk Keprihatinan UNMUH Surabaya Akan Aksi Teror di Prancis

Bola Dunia Perdamaian

Surabaya, Suara Indonesia-News.Com – Tragedi penembakan dan ledakan yang terjadi di Paris pada Jumat (13/11/2015) lalu dan menewaskan ratusan nyawa, mengundang semua elemen masyarakat dan kalangan untuk dapat merasakan kejadian memilukan ini.

Sama halnya dengan puluhan Mahasiswa Asing Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) menggelar aksi simpatik dengan melukis bola dunia yang bertujuan mengutuk dalang dibalik peristiwa tersebut.

Tran Nguyen Thai Ngoc Mahasiswi asal Vietnam yang menjadi peserta kegiatan tersebut mengatakan, melukis dan mewarnai peta bola dunia ini merupakan cara mahasiswa menyampaikan pesan damai untuk semua negara. Selain itu dalam pesan tersebut juga terkandung penolakan aksi kekerasan yang keji ini yang pernah terjadi di seluruh dunia.

“Apa yang terjadi di Paris, Perancis tentunya menjadi keprihatinan dunia. Dari itu kami juga mencoba memposisikan diri, semisal saya berada dalam kejadian tersebut tentunya kami juga bingung bukan kepalang dan tentunya bagi keluarga korban akan menjadi kesedihan yang mendalam,” ujar mahasiswa yang mendalami pendidikan bahasa Indonesia ums ini kepada wartawan, Selasa (17/11/2015).

Kegiatan ini juga untuk memunculkan solidaritas dan mewujudkan perdamaian dunia serta kami dengan tegas menolak aksi terorisme yang tidak hanya terjadi di Prancis, tapi juga menolak aksi terorisme di Afganistan dan beberapa negara lain.

“Doktrin atau brainwash yang kerap menyasar para mahasiswa atau masyarakat harusnya melakukan kajian agama dan berdialog agama lebih ulang tanpa harus menelan begitu saja, agar para teroris tersebut tidak semudahnya mengatasnamankan agama untuk kepentingan negatif tersebut,” tegansya.

Hal senada disampaikan Wakil Dekan I FAI UMSurabaya Isa Ansori. Ia menyatakan bahwa apa yang dilakukan mahasiswanya merupakan wujud keprihatinan atas kondisi dunia yang seringkali diwarnai aksi terorisme.

“Apa yang terjadi di Paris bisa jadi berkaitan dengan apa yang terjadi di Timur Tengah dan ini adalah wujud aksi membela kemanusiaan. Dengan adanya aksi ini, mari kita wujudkan perdamaian dunia,” tukasnya.

Diketahui para mahasiswa asing yang terlibat dalam aksi ini antara lain Mina Mirzaei asal Iran, Tobyah Umasaleh asal Thailand, Ameen Kalom asal Thailand,

Selanjutnya Khayit Khayitov asal Uzbekhistan, Tran Nguyen Thai Ngoc asal Vietnam, Nguyen Hoang My asal Vietnam dan Ramiarijaona asal Madagaskar pendidikan bahasa Indonesia.(Adhi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here