BNN Kota Batu Larang Anak-anak Hirup Bau Lem dan Asap Rokok

BNN Kota Batu dan guru SDN 02 Pendem Gerakan stop narkoba

KOTA BATU, Senin (3/9/2018) suaraindonesia-news.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batu melarang kepada seluruh siswa SD baik swasta maupun Negeri di kota Batu untuk tidak menghisap bau lem dan asap rokok, karena kedua hal tersebut sangat rentan disalahgunakan oleh anak-anak.

Kompol Edi Hariadi Kartika kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN kota Batu, mengatakan bahwa kebiasaan ngelem atau menghisap lem dikalangan anak-anak sekarang ini harus dicegah sedini mungkin termasuk kebiasaan menghirup asap rokok.

“Hal itu dilakukan demi melindungi generasi muda, agar anak-anak yang menjadi harapan bangsa tidak terkontaminasi zat-zat yang berbahaya,” kata Edi HK saat ditemui usai menjadi inspektur upacara bendera sosialisasi pencegahan narkotika, di SDN Pendem 2 Junrejo Kota Batu, Senin (3/9/2018).

Menurutnya, hobby menghisap bau lem dan bau rokok dikalangan siswa SD sekarang sangat memprihatinkan, meski di kota Batu tidak tampak tetapi kepada orang tua siswa, guru dan seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pencegahan sedini mungkin. Sebab anak-anak sendiri tidak tahu akibat dari lem.

“Di daerah lain kebiasaan ngelem dan hirup bau rokok itu sudah terjadi, mereka merasa senang ‘fly’, mabuk, karena anak-anak itu tak sadar bahwa yang dihisap itu mengandung zat adektif, zat yang berbahaya,” jelas Edi HK.

Sementara itu Ranawati, Kepala SDN Pendem 02 Junrejo Kota Batu membenarkan jika BNN dalam sosialisasinya melarang kepada anak-anak untuk menghisap asap rokok dan menghisap lem dengan alasan penggunakan dua hal tersebut sangan berbahaya bagi kelangsungan generasi muda.

“Tadi dalam sambutan upacara bendera, yang di dengarkan oleh 281 siswa, BNN melarang anak-anak menghisap asap rokok dan bau lem karena berbahaya,” kata Ranawati.

Kata Ranawati, merokok dekat dengan anak itu rentan terkena bahaya asap rokok. Metabolisme anak belum kuat hingga menyebabkan anak terkena berbagai penyakit, seperti pilek dan batuk.

Selain itu, kata dia, BNN kota Batu juga meminta kepada anak-anak agar menjauhi pernikahan dini, menjahui pergaulan bebas serta hal-hal negative lainnya.

Ia juga berterima kasih kepada BNN kota Batu yang telah memberikan sosialisasi pencegahan narkotika, karena dengan sosialisasi itu, anak-anak akan mengerti tentang bahaya penggunaan narkotika dan akan menjahuinya.

“Kami harapkan sosialisasi itu tidak hanya satu tahun sekali, tetapi sering-seringlah datang ke sekolah sini,” harapnya.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here