BLH Sampang Kurang Peduli Pada Pasukan Kuning

Pasukan Kuning BLH Sampang Yang Kurang Dapat Perhatian

Reporter : Nora/Luluk

Sampang, Suaraindonesia-news.com- Kerja sebagai petugas kebersihan jalan raya sangat berat dan berisiko tinggi. Banyak kejadian petugas kebersihan jalan raya harus meregang nyawa karena tertabrak mobil saat sedang menyapu dan membersihkan sampah  jalan.

Petugas kebersihan sampah atau yang sering disebut pasukan kuning ini, sudah seharusnya diperhatikan kesejahteraan mereka. Terutama saat menjelang hari raya Idul Fitri, mereka harus diperhatikan dengan memberikan tunjangan hari raya (THR), dari dinas yang menaunginya.

Namun, bagi petugas kebersihan jalan raya di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sampang, harapan untuk menerima tunjangan hari raya (THR), hanya bisa gigit jari. Sebab, selama sepuluh tahun mengabdi menjadi petugas kebersihan jalan raya, belum pernah menerima tunjangan hari raya.

Kenyataan itu diungkap Misrokyah (50) petugas kebersihan jalan raya (pasukan kuning, red). Menurutnya, selama sepuluh tahun bekerja menjadi petugas pasukan kuning BLH Sampang, tidak pernah menerima tunjangan hari raya (THR).

“Dari dulu saya tidak pernah mendapat tunjangan hari raya (THR), dari BLH Sampang. Saya terkadang hanya menerima dari para dermawan yang memberikan beras atau uang. Honor saya menjadi petugas pasukan kuning hanya Rp 400 ribu. Seharusnya BLH atau Pemkab Sampang peduli dan memperhatikan kami petugas kebersihan,” ungkapnya lirih.

Akh Syarifuddin Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan dan Persampahan BLH Sampang, mengatakan, total pasukan kuning (Paskun) saat ini mencapai 172 orang. Jumlah itu, tidak semuanya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sebagian, berstatus honorarium daerah (honda) dan tenaga magang. Sedangkan untuk gaji atau upah pasukan kuning yang berstatus PNS Golongan I sebesar Rp 2.800.000.

“Untuk tahun ini tidak ada THR bagi pasukan kuning dan belum ada kepastian, karena terganjal keterbatasan anggaran,” tegasnya, kemarin.

Ia mengungkapkan, saat ini tidak ada aturan yang berlaku untuk mengatur pemberian THR bagi pasukan tersebut. Hanya saja, kadang petugas menerima bingkisan lebaran pemberian dari orang lain.

“Jasa pasukan kuning sangat besar bagi kebersihan di wilayah Sampang, khususnya untuk membersihkan lokasi usai sholat Idul Fitri nanti,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here