Bertemu Presiden Jokowi, Ketua APKASI Jatim Sampaikan Berbagai Poin Rakernas XI 2018

Bupati Jember, Faida yang juga Ketua APKASI Jawa Timur bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, tadi pagi. (Foto: Humas Pemkab)

JAKARTA, Kamis (05/7/2018) suaraindonesia-news.com – Bupati Jember, dr. Faida, MMR yang juga merupakan Ketua APKASI (Assosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) Jawa Timur bersama para Bupati lainnya menghadap Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo di Istana Negara, Kamis (5/7/2018). Dalam pertemuan tertutup tersebut, Ketua APKASI Jawa Timur, Faida menyampaikan berbagai kegelisahan para anggotanya kepada Presiden.

Ada 4 poin utama disampaikan oleh Faida saat menemui Presiden Jokowi yang selanjutnya menjadi pembahasan penting Rakernas XI APKASI 2018.

“Sejumlah persoalan kita sampaikan, Seperti formasi CPNS, kami minta supaya K2 diprioritaskan diangkat jadi CPNS dan prioritasnya agar diberikan kepada putra daerah, jangan semua formasi CPNS open bidding, namun harus ada kuota putra daerah dan kebijakan untuk menyelesaikan persoalan K2,” tutur Faida.

Selain itu, Faida juga menyampaikan berbagai aspirasi sejumlah kepala desa (kades) mengenai Sertifikat Tanah PRONA SKB 3 Menteri ke depannya supaya anggaran dari Pusat ditingkatkan dari yang semula Rp. 150 ribu menjadi Rp. 300 ribu.

“Pemkab juga berkomitmen, siap mensubsidi untuk percepatan penuntasan sertifikat tanah. Kita juga sampaikan soal Dana Alokasi Khusus (DAK) yang anggarannya bersumber dari Pemerintah Pusat, supaya juknisnya tidak terlambat,” imbuhnya.

Baca Juga:26 Mahasiswa Asing KKN Ke Kota Karnaval Dunia 

Faida menerangkan akibat keterlambatan itulah seringkali yang menyebabkan daerah sulit merealisasikan.

“Dana memang sudah ditransfer ke daerah, tapi kami di daerah sulit merealisasikan karena keterlambatan juknis,” ujarnya.

Selain itu, komponen DAK ke depan agar direncanakan lebih fleksibel untuk lebih bisa diarahkan sesuai kebutuhan daerah dan bukan hanya terpatok desain pemberian Pemerintah Pusat saja.

Persoalan yang cukup penting yang juga disampaikan kepada Presiden yakni masalah buruh migran (TKI) juga harus diseriusi, lanjut Faida, sebab ada masalah kemanusiaan dan harga diri bangsa yang perlu dijaga dalam menghadapi persoalan TKI.

Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan menghadiri opening Rakernas XI APKASI tersebut, Jumat (6/7/2018) besok yang bertempat di Ruang Nusantara 2, 3 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Rakernas tersebut bertajuk “Meningkatkan Daya Saing Daerah Dalam Merebut Pasar Global,” yang berlangsung mulai 6-8 Juli 2018.

Reporter: Guntur Rahmatullah
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here