Bendi Wisata Dadakan di Abdya Sepi Peminat

Kusir Bendi saat menanti pelanggan yang terpakir didepan Bri depan lapangan persada blangpidie Abdya. Foto: Nazli.Md/SI

ABDYA ACEH, Jumat (30 Juni 2017) Suaraindonesia-news.com – Kehadiran Bendi di Ibu Kota Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memang sempat menarik perhatian. Bukan saja anak-anak, bahkan sampai orang dewasa pun tergiur untuk menaiki alat tranportasi tradisional tersebut.

Pantauan Suaraindonesia-news.com, semenjak ramadhan kemarin, Bendi yang didatangkan oleh pihak pembisnis dengan memanfaatkan momentum bulan ramdahan, hari Raya dan hari-hari besar lainnya. Bendi tersebut didatangkan langsung dari Sumatera Barat yang menjadi wisata dadakan di kota Blangpidie khususnya di malam hari.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, ada sebanyak 5 bendi dari Padang berada di ibu kota kabupaten tersebut dengan sejumlah Kusir yang siap melayani masyarakat yang ingin menikmati sensasi dari Kuda-kuda tersebut.

Selama beroperasi pada sore hari, lima unit bendi mangkal di pinggir depan BRI Cabang Blangpidie tepatnya dijalan Persada Blangpidie dengan tarif sekali jalan keliling kota Rp 5.000 untuk anak-anak dan Rp 10.000 untuk orang dewasa.

Namun, hingga H+4 lebaran, Bendi-bendi tersebut dilaporkan kekurangan pelanggan. Hal tersebut diakui Faisal, Kurir Bendi yang datang langsung dari Solok Sumatera Barat.

Diakuinya, selama berada di Abdya lebih kurang satu bulan setengah baru pasca lebaran ini pihaknya kekurangan peminat.

“Biasanya semalam itu bisa mencapai Rp 500 ribu sekali operasional, tapi saat ini hanya mampu Rp 200 ribu – Rp 300 ribu permalamnya,” sebut Faisal.

Meskipun demikian, Faisal mengakui, pihaknya akan tetap bertahan di Abdya sampai batas waktu yang telah ditentukan.

“Sebelum di Abdya pihaknya juga sudah menjajar di kabupaten Aceh Selatan,” tukasnya.(Nazli, Md)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here