BCA Tak Tanggung Jawab Atas Transaksi Misterius, Wartawan Jember Lapor OJK

JEMBER, Jumat (17/11/2017) suaraindonesia-news.com – Diberitakan sebelumnya, wartawan Jember sekaligus Kepala Biro stasiun televisi nasional, Imron Fahim menderita kerugian sebesar Rp. 2.200.000 atas transaksi misterius yang terjadi di ATM toko waralaba di Jember.

Imron pun melaporkan keluhannya kepada BCA Pusat melalui Halo BCA, namun dirinya menyayangkan sikap penanganan lamban dari bank yang bersangkutan
perbankannya menceritakan dari laporannya pertama kali, dari pemeriksaan pihak BCA dan pihak bank akan menyelesaikan dalam tenggang waktu 10 hari sampai tempo 30 Oktober 2017.

“Lalu pada 26 Oktober 2017, akan tetapi telepon itu tidak terangkat oleh saya karena saya sedang mengendarai motor,” ungkapnya

Tak kunjung ada kejelasan atas laporannya, Imron pun untuk kedua kalinya mendatangi Kantor BCA Jember, kali ini malah dia disuruh menunggu lagi dari hasil pemeriksaan internal manajemen BCA yang dikirim 30 Oktober 2017 dengan jatuh tempo sampai 8 November 2017.

Pada 8 November 2017, dia pun kembali untuk ketiga kalinya, namun surat hasil pemeriksaan yang dijanjikan BCA tak kunjung diterimanya, dia pun diminta datang kembali pada 14 November 2017 oleh BCA.

Baca Juga: Transaksi Misterius, Rugikan Wartawan Jember

“Karena sudah 4 kali bolak-balik ke BCA dan melebihi jatuh tempo pemeriksaan, saya pun meminta surat laporan pemeriksaan internal BCA yang juga dikirim ke Pimpinan BCA Jember,” terang Imron.

Permintaan itu pun membuahkan hasil, surat hasil pemeriksaan itu pun akhirnya diterimanya, namun sial lagi, dalam isi keterangan itu, BCA Jember tidak mau bertanggung jawab atas kelemahan keamanan dalam sistem perbankannya, dia pun akhirnya melapor ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cabang Jember.

Namun sialnya lagi, OJK pun seolah-olah tak mau ikut campur. Imron mengatakan bahwa Divisi Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Jember, Galih Rahma enggan menjelaskan terkait aduannya.

Saat media ini mengonfirmasi lewat pesan singkat, Galih mengatakan dalam konteks ini dirinya tidak bisa menjelaskan apapun, kecuali dari pihak yang terkait. (Gun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here