BBM Langka, Harga Enceran di Kota Ternate 20 Ribu Per Liter

Reporter: Ipul

Ternate, Sabtu (26/11/2016) suaraindonesia-news.com – Luar biasa harga bensin di Kota Ternate. Harga enceran tertinggi (HET) bahan bakar yang satu itu mencapai Rp 20 ribu per liter. Penyebab bensin langka karena sudah lima hari terakhir Pertamina tidak memberi pasokan kestasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Kelangkaan ini pun di jadikan peluang dan dimainkan oleh sekelompok orang-orang spekulan dengan memborong bensin di SPBU yang masih tersedia. Mereka membeli dengan menggunakan jeriken besar dan menjualnya kembali dengan harga mahal.

Meski hal ini  melanggar dengan memborong bensin, pihak Polres Ternate tidak melakukan tindakan apa-apa dalam mencegah ulah orang-orang spekulan. Akibatnya, masyarakat yang menjadi korban harus antre berjam-jam di SPBU untuk mendapatkan BBM yang langka.

“Kami terpaksa menjual bensin dengan harga Rp 20 ribu per liter di depot-depot kecil, karena bensin yang saya beli di SPBU dengan harganya Rp 10 ribu per liter,” kata Agusalim, salah seorang pengecer, Jumat (25/11). Dia mengaku bensin dijual sampai Rp 20 ribu per liter, tetap saja ada kendaraan roda dua maupun roda empat yang membeli, sehingga keuntungan yang diraih bisa diatas tiga kali lipat.

Dari hasil pantawan wartawan suara indonesia di lapangan Akibat dari kelangkahan BBM ini menyebabkan, sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat mengeluhkan karena tingginya kenaikan harga bensin yang dijual oleh pengecer dengan memanfaatkan terbatasnya distribusi BBM dari Pertamina ke SPBU bukan hanya itu saja mereka bahkan harus antre berjam-jam untuk mendapatkan giliran untuk pengisian BBM di SPBU.

Marwan,salah seorang pengendara roda dua yang dapat diwawancarai wartawan suara indonesia Jumat (25/11) mengatakan beliau sangat menyayangkan sikap Pemkot Ternate maupun pihak Pertamina yang terkesan tutup mata dengan melonjaknya harga bensin yang dijual oleh pengecer.

“Instansi terkait harusnya menetapkan HET (harga eceran tertinggi) tingkat eceran, sehingga harga tidak seenaknya diatur oleh pengecer. Karena harga bensin dijual sampai Rp 20 ribu per liter,” sesal dia.

Sementara itu, Sales Executive Manager Retail V PT Pertamina Depot Ternate Andi Arifin yang dikonfirmasi mengakui adanya pengurangan jatah SPBU yang biasanya 20-25 kl dikurangi hingga 15 kl per hari. Langkah ini menurutnya untuk menjaga stok BBM bisa tetap tersedia.

“Stok BBM kami jamin mulai tersedia, hari ini, Sabtu (26/11), karena kapal tanker yang mengangkut BBM jenis premium sebanyak 900 kl sudah berangkat dari Tobelo menuju Ternate hari Jumat,” sambungnya.

Oleh karenanya dirinya meminta agar masyarakat tidak panik dengan terbatasnya BBM yang disalurkan melalui SPBU lantaran BBM jenis premium yang tiba nanti bisa memenuhi kebutuhan masyarakat hingga dua pekan mendatang. Sementara empat SPBU kota Ternate dalam empat hari terakhir tidak melayani masyarakat untuk mendapatkan BBM jenis premium maupun pertalite, karena distribusi BBM ke SPBU terbatas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here