Bawaslu Malut, Lakukan Tangkap Tangan Camat Morut Saat Bagi-Bagi Uang

Barang Bukti Uang yang di amankan dari oknum Camat

Reporter: Ipul

Morotai Malut, Sabtu (18/2/2017) suaraindonesia-news.com – Salah satu oknum Camat di desa Bere-Bere Kecamatan Morotai Utara (Morut) Kabupaten Pulau Morotai yang tertangkap tangan melakukan tindak pidana pemilu yakni money politik pada pemilihan Bupati dan wakil Bupati Kab. Pulau Morotai pada, Selasa (14/2/2017) lalu.

Barang Bukti Uang yang di amankan dari oknum Camat
Barang Bukti Uang yang di amankan dari oknum Camat

Selain di proses hukum Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku Utara (Malut), juga akan merekomendasikan pelanggaran tersebut ke Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Camat namanya Junaidi Bolo, dia itukan PNS, masa PNS terlibat langsung dalam kasus itu, maka itu kami akan merekomendasikan ke ASN untuk memberikan sangsi tegas terhadap oknum camat tersebut, apakah sangsi itu pemberhentian ataukah seperti apa nanti kita liat saja,” ucap Komisoner Bawaslu Maut Muksin Amrin saat ditemui awak media di Morotai, Jum’at (17/2/2017).

Muksin menambahkan, kasus yang dilakukan oknum camat Morut itu, mempunyai bukti yang kuat, sebab selain buku rekapan dan mobil yang menjadi bukti, Panwas juga memiliki bukti rekaman video yang jelas-jelas sedang membagikan uang.

“Dividio itu ada kode pasangan calon Nomor urut 1. Beny Laous – Asrum Padoma, maka itu dia diproses dengan dua hal yakni pidana dan administrasi,”tegasnya.

Sekedar diketahui, dalam kasus dugaan money politik yang dilakukan oknum camat itu, saat ini sudah di tangani penyidik kepolisian Polres Morotai yang di serahkan dari Panwas Kabupaten dengan barang bukti berupa uang tunai 25 juta, buku rekapan, 1 unit mobil dan flash dish berisi vidio pelanggaran tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here