Bantu Promosi Wisata, Pemerintah Pusat Gelar Puncak PHI di Raja Ampat

Sunarti, Sekertaris Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

RAJA AMPAT, Rabu (6 Desember 2017) suaraindonesia-news.com – Rencana kehadiran Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara, Iriana Jokowi pada Peringatan Hari Ibu (PHI) di Kabupaten Raja Ampat, 22 Desember 2017 mendatang. Tim PHI Pusat dan Tim PHI Daerah Kabupaten Raja Ampat, saat ini sedang melakukan koordinasi persiapan guna suksesnya pelaksanaan kegiatan.

“Koordinasi ini demi suksesnya pelaksanaan PHI di Raja Ampat, karena pak Jokowi rencana akan hadir bersama ibu negara, Iriana Jokowi,” kata Sekertaris Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Sunarti kepada suaraindonesia-news.com, usai menggelar rapat Koordinasi, di ruang rapat lantai dasar, kantor Bupati Raja Ampat, belum lama ini.

Dikatakannya, Ketua Umum PHI kali ini adalah Menteri KPPPA, Yohana Susana Yembise, dan pelaksanaan PHI di Raja Ampat tujuannya untuk membantu promosi wisata Raja Ampat, agar semakin mendunia.

Terkait acara puncak PHI yang akan digelar di pantai Waisai Torang Cinta (WTC) nanti pak Jokowi ingin mengajak masyarakat, untuk kulineran.

“Kuliner itu menampilkan mama-mama Papua, nanti yang masak dari berbagai daerah. Untuk ditampilkan pada acara puncak, dilanjutkan dengan makan bersama. Memang ciri khas pak Jokowi itu, maunya lebih dekat dengan masyarakat,” tandasnya.

Pantauan media ini, rapat koordinasi saat itu dihadiri, Plt Sekda Raja Ampat, Yusuf Salim, Kabag Ops Polres Raja Ampat Kompol Achmad Rumalean, Asisten III  Setda Raja Ampat, Bidang Administrasi Umum, Lasiman, Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo, sejumlah Kepala SKPD, pejabat eselon III, IV di lingkungan Pemkab Raja Ampat, pejabat Instansi Vertikal lainnya yang bertugas di Raja Ampat, serta tamu undangan lainnya.

Sementara Sunarti, Sekertaris Deputi Bidang Perlindungan  Hak Perempuan pada KPPPA, ditemani stafnya 2 orang, tim ahli dari KPPPA kemudian koordinator lapangan, dan humas Pemerintah. (Zainal La Adala/Jie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here