APKB: Pemerintah Pusat Harus Tegas Menyikapi Pembangunan Pabrik Semen di Rembang

Demonstrasi Aliansi Pemuda Untuk Kemajuan Bangsa (APKB) di depan Kebun Binatang Surabaya, Kamis (6/4/2017).

Reporter : Hasan

SURABAYA, Kamis (6/4/2017) suaraindonesia-news.com – Pembangunan Pabrik Semen di Kabupaten Rembang menuai Pro dan Kontra, seperti yang terjadi saat ini yaitu
Aksi Demonstrasi yang digelar oleh Aliansi Pemuda Untuk Kemajuan Bangsa (APKB) di depan Kebun Binatang Surabaya, Kamis (6/4/2017).

Mereka meminta pemerintah Pusat untuk tegas menyikapi persoalan ini, agar tidak berlarut-larut dan menimbulkan hal yang tidak diinginkan, sesuai dengan hukum yang berlaku, yaitu keputusan Mahkamah Agung (MA).

“Keputusan Mahkamah Agung yang kemudian dipatuhi dan dijalankan oleh Gubernur Jawa Tengah dan PT Semen Indonesia, sudah seharusnya tidak lagi membuka peluang bagi pihak lain untuk mendesak kepentingannya melalui aksi jalanan,” Kata Khoirul, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Kamis (6/4/2017).

Menurut Khoirul Aliansi Pemuda Untuk Kemajuan Bangsa (APKB) mendorong pemerintah agar segera mengambil keputusan yang tepat, mengingat Semen Indonesia merupakan BUMN yang mampu menyerap tenaga kerja dan menumbuhkan perekonomian Indonesia.

“Solusi penyelesaian semen Rembang, menurut kami (APKB, red) adalah melakukan win-win solution antara Semen Indonesia dan warga,” ujarnya.

Selanjutnya Orator Aksi Muklis melalui pengeras suaranya menyampaikan bahwa Pemerintah harus tetap konsisten, dalam keputusannya selalu berlandaskan hukum, sehingga tidak lagi membuka peluang bagi pihak lain untuk mendesakkan kepentingannya melalui aksi jalanan.

“Pemerintah dalam kebijakannya tentu harus merujuk pada hukum yang ada, jangan sampai bisa di intervensi oleh pihak lain yang ingin merugikan Negara dan Warganya,” Imbuhnya.

Selain berorasi, APKB juga melakukan Aksi Tearikal, dimana dalam teatrikal itu memberikan pesan dukungan terhadap pembanguna Pabrik Semen di Rembang yang akan dikelola oleh PT Semen Indonesia (Pesero) Tbk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here