Antisipasi Serangan Hama, Pemkab Abdya Bagikan Pestisida Gratis Pada Petani

Ilustrasi

Reporter : Nazli, Md

Blangpidie-Abdya, Suara Indonesia-News.Com – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) membagi-bagikan 1 ton lebih obat pestisida secara gratis kepada para petani dalam mengantisipasi serangan hama pengerek batang yang dikawatirkan akan menyerang tanaman padi warga.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Abdya, Maswadi, SP. M.Pd, Senin (21/3), mengatakan, obat-abatan jenis pestisida dan fungisida yang dibagikan pada petani padi sawah di pedesaan dalam wilayahnya merupakan bentuk antisipasi terhadap serangan hama penyakit tanaman padi.

“Berhubung cuaca saat ini eksrim, makanya obat-obat ini kita bagikan pada petani sebagai bentuk antisipasi serangan hama penyakit, seperti hama pengerek batang dan penyakit hawar daun,”kata Maswadi.

Maswadi menjelaskan, obat-obatan jenis pestisida dan fungisida tersebut diberikan pada petani secara gratis setelah mendapat rekomendasi dari pihak petugas pengamat hama penyakit (PPHK) dan organisme pengangu tanaman (OPT) yang turun kelapangan.

Semua obat-obatan yang dibagikan pada para petani sawah di pedesaan tersebut bersumber bantuan dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Aceh, yang di lobi oleh pihaknya atas persetujuan bupati Abdya Jupri Hasannuddin. katanya melanjutkan,

Jenis obat-obatan yang diberikan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Provinsi Aceh yang diberikan tersebut antara lain, jenis Sidabas, Mipcinta, Trisula, Tiran SHS 58 PS, Pestona, Sidarat, Furadan 3 G, Dense 520 SC, Cinta Dine, Opus 75 EC, Foolirfos 400 SL dan Felia 525 SC.

Kemudian jenis, Topsida 75 MP, Chix 25 EC, Meteor 25 EC, Amcothene 75 SP, Puanmur 50 SP, Petrokum RB, Bassa 500 EC, Tanicab 485 EC dan Murtox 520 SC, Nordox 56 WP, Marshal, Clerat, Proroden.

“Jadi, stok obat saat ini masih ada, dan bagi petani sawah di Abdya yang ada gejala serangan hama dan penyakit segera melaporkan pada petugas PPHP-OPT untuk mendapatkan rekomendasi pengambilan obat pada dinas pertanian Abdya,”kata Maswadi.

Ia menjelaskan lagi, luas lahan sawah di Kabupaten Abdya yang ditanami padi pada musim tanam rendengan ini sekitar 11, 178  hektar terbentang di sembilan kecamatan mulai dari Babahrot, Kuala Batee, jumpa, Susoh, Blangpidie, Setia, Tangan-Tangan, Manggeng dan Lembah sabil.

“Alhamdulillah, tanaman padi sawah, musim tanam rendengan tahun 2015-2016 ini sudah berumur rata-rata 2,5 bulan, atau sedang mengeluarkan malai,”katanya.

Ia berharap kepada seluruh petani Abdya, dengan adanya obat-obat gratis yang diberikan tersebut dapat digunakan pada tanaman, baik dengan cara semprotan  ataupun dengan cara sebaran sesuai dengan petunjuk, aturan yang tertulis di botol obat.

“Mudah-mudahan hasil panen rendegan tahun ini dapat memenuhi target sebagaimana yang kita harapkan seperti hasil panen tahun lalu yang mencapai 8.2 ton per hektar,”pungkas Maswadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here